BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Pengelolaan keuangan daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel. Perencanaan serta penganggaran yang matang menjadi pondasi utama agar setiap program pembangunan berjalan sesuai prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, DPRD Kabupaten Murung Raya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang perencanaan dan penganggaran RAPBD Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Universitas Respati Indonesia sebagai mitra akademik pendamping, dan dilaksanakan di Hotel Yuan Garden Pasar Baru, Jakarta, selama empat hari, 7–10 Oktober 2025.

Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek penyusunan RPJMD 2026 bertujuan memperkuat peran dan fungsi DPRD, baik dalam hal penganggaran, legislasi, maupun pengawasan.
“Ini merupakan kegiatan penting yang wajib diikuti oleh seluruh pimpinan dan anggota DPRD. Tujuannya agar kita memahami kerangka penyusunan RPJMD serta berbagai aspek penting lainnya yang berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah,” ujar Rumiadi.
Ia juga berharap kegiatan Bimtek ini menjadi wadah bagi para pimpinan dan anggota DPRD untuk berdiskusi, bertukar pikiran, serta mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyusunan kebijakan daerah.
“Dengan adanya forum ini, diharapkan tata kelola keuangan daerah ke depan bisa semakin baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.
Penulis : Maya
Editor : Mercurius












