Dugaan Bullying di SDIT Ukhuwah, Sekolah dan Orang Tua Korban Bersikukuh dengan Versi Masing-Masing

Dugaan Bullying di SDIT Ukhuwah, Sekolah dan Orang Tua Korban Bersikukuh dengan Versi Masing-Masing

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025 - 03:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ukhuwah Banjarmasin melalui kuasa hukumnya, BK Dewa Krisna menggelar press release menjelaskan kejadian versi sekolah (,foto mercy)

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ukhuwah Banjarmasin melalui kuasa hukumnya, BK Dewa Krisna menggelar press release menjelaskan kejadian versi sekolah (,foto mercy)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pihak Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ukhuwah Banjarmasin akhirnya angkat bicara terkait dugaan kasus perundungan yang menimpa salah satu siswanya.

Melalui kuasa hukumnya, BK Dewa Krisna, pihak sekolah membantah tudingan yang disampaikan orang tua korban. Dewa menegaskan bahwa kejadian yang terjadi di lingkungan sekolah bukanlah perundungan, melainkan perkelahian biasa antara anak-anak.“Kejadian itu bukan perundungan, tetapi hanya perkelahian biasa antar anak-anak yang bermain,” ujar Dewa dalam konferensi pers di SDIT Ukhuwah Banjarmasin, Kamis (6/3/2025) sore.

Ia menambahkan, bukti rekaman CCTV sekolah menunjukkan bahwa insiden tersebut terjadi dalam konteks bermain dan bukan tindakan intimidasi terencana. Meski demikian, pihaknya tetap mengikuti proses hukum dan telah memenuhi panggilan Unit PPA Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin.”Kami sudah menyerahkan sejumlah alat bukti kepada kepolisian dan siap menghadapi laporan ini secara hukum,” tambahnya.

Baca Juga :  Pulang Kampung, Gusti Hendy Terkesan Kemajuan Masjid Al Jihad Banjarmasin

Pihak sekolah menegaskan tidak memihak siapa pun dan menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Sementara itu, Reza Febiardy, orang tua korban, bersikeras bahwa kejadian ini adalah perundungan dan meminta keadilan. Ia menyebut bahwa bukti rekaman CCTV, hasil pemeriksaan psikolog dan psikiater menunjukkan anaknya mengalami trauma berat akibat insiden tersebut.”Anak saya mengalami perubahan perilaku, jadi pendiam, mudah marah, dan selalu meminta ditemani jika keluar rumah. Bahkan, ia takut kembali ke sekolah,” ungkap Reza saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis malam.

Ia juga menyesalkan sikap orang tua pelaku yang hingga kini tidak menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf. Karena tidak ada jalan damai, Reza memilih membawa kasus ini ke pengadilan.“Apa pun hasilnya, kami ingin keadilan ditegakkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Semakin Dipercaya Masyarakat, 5.150 Warga Ingin Kuliah Di Uniska

Menanggapi kasus ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, menilai insiden ini menunjukkan kurangnya pengawasan dari pihak sekolah.“Kalau pengawasan guru lebih ketat, kejadian ini bisa dicegah. CCTV memang penting, tapi tanpa pengawasan langsung dari guru, percuma saja,” ujarnya.

Saut juga menyayangkan kasus ini harus berlanjut ke ranah hukum. Menurutnya, hal ini bisa jadi dipicu oleh respons sekolah yang kurang cepat dalam menangani laporan orang tua korban.

Ia berharap pihak sekolah meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan orang tua murid agar kejadian serupa tidak terulang.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Dekat Depot Pertamina Banjarmasin, Delapan Bangunan Hangus
Orasi Guru Besar, Prof M Zainul Gambarkan Transpormasi Digital Dalam Branding Pendidikan
BRI Tanjung Tabalong Tegaskan Zero Tolerance Korupsi, Oknum Pelaku Sudah Dipecat
Prof M Zainul Sampaikan Motivasi Menjadi Seorang Guru Besar, Ini Katanya?
Jelang Tenggat Akhir Pemberian THR 2026, Ombudsman RI Soroti Ragam Indikasi Maladministrasi
Tragis! Pria Lansia Terkapar Bersimbah Darah, Tewas Usai Penusukan di Jalan Belitung Darat
BREAKING NEWS! Kebakaran Tengah Malam di Basirih Banjarmasin, Api Mengamuk Dekat PT Intan Wijaya
Diduga usai Duel Dua Pria Terjun ke Sungai Martapura, Pencarian Masih Berlangsung

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:42 WITA

Kebakaran Hebat Dekat Depot Pertamina Banjarmasin, Delapan Bangunan Hangus

Senin, 6 April 2026 - 20:51 WITA

Orasi Guru Besar, Prof M Zainul Gambarkan Transpormasi Digital Dalam Branding Pendidikan

Jumat, 3 April 2026 - 16:19 WITA

BRI Tanjung Tabalong Tegaskan Zero Tolerance Korupsi, Oknum Pelaku Sudah Dipecat

Kamis, 2 April 2026 - 17:11 WITA

Prof M Zainul Sampaikan Motivasi Menjadi Seorang Guru Besar, Ini Katanya?

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:45 WITA

Jelang Tenggat Akhir Pemberian THR 2026, Ombudsman RI Soroti Ragam Indikasi Maladministrasi

Berita Terbaru

Berinvestasi Melalui Bitcoin

Bisnis

Mengapa Bitcoin Semakin Populer?

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:08 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Banjarmasin Persiapkan Penghargaan Kota Sehat Swastisaba Wistara

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:23 WITA

Yandi Pratama bersama Ahmad Dhani dan istrinya Mulan Jameela (Foto Istimewa)

Halo Indonesia

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 - 01:27 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Banjarmasin Terus Tingkatkan Kapasitas

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:06 WITA

Verified by MonsterInsights