Eropa Perkuat Pasukan, AS Tak Gentar Tetap Ngotot Kuasai Greenland – bomindonesia.com

Eropa Perkuat Pasukan, AS Tak Gentar Tetap Ngotot Kuasai Greenland

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eropa Perkuat Pasukan, AS Tak Gentar Tetap Ngotot Kuasai Greenland

Pasukan Jerman tiba di Greenland untuk memperkuat pasukan NATO, setelah sebelumnya pasukan Denmark disusul Prancis yang juga menyiapkan pasukan (Foto Istimewa /Screenshot YouTube)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Amerika Serikat menegaskan tidak gentar terhadap langkah Eropa yang memperkuat kehadiran militernya di Greenland. Washington bahkan menilai peningkatan pasukan Eropa sama sekali tidak memengaruhi ambisi Presiden Donald Trump untuk menguasai pulau strategis di kawasan Arktik tersebut.

Pernyataan itu disampaikan langsung Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, saat menanggapi laporan pengerahan tambahan pasukan Eropa ke Greenland.

“Saya rasa kehadiran pasukan Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak mengubah tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,” kata Leavitt kepada wartawan akhir pekan tadi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah ketegangan tersebut, para pejabat federal Amerika Serikat diketahui diam-diam menyiapkan anggaran puluhan juta dolar untuk peningkatan fasilitas militer di satu-satunya pangkalan militer AS di Greenland.

Langkah ini menguatkan sinyal bahwa Washington tidak sekadar melempar wacana, melainkan tengah menyiapkan pijakan jangka panjang.

Rencana peningkatan fasilitas itu meliputi perbaikan landasan pacu sepanjang hampir dua mil di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, pengadaan kapal khusus untuk menjaga pelabuhan dari ancaman gunung es, serta renovasi sejumlah fasilitas pendukung, termasuk area makan Dundas.

Saat ini, sekitar 150 personel militer Amerika Serikat ditempatkan di pangkalan tersebut—yang sebelumnya dikenal sebagai Pangkalan Angkatan Udara Thule—bersama ratusan personel dan kontraktor dari Kanada, Denmark, serta Greenland.

Pangkalan Pituffik sendiri resmi berganti nama pada 2023, di era pemerintahan Presiden Joe Biden, sebagai bentuk penghormatan terhadap penduduk asli dan budaya Greenland.

Seperti dilansir times.indonesia, pangkalan tersebut memiliki nilai strategis tinggi karena menjadi pelabuhan air dalam paling utara yang dikelola Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Donald Trump secara terbuka menilai penguasaan penuh atas Greenland sebagai kunci penting bagi keamanan nasional AS.

“Amerika Serikat membutuhkan Greenland,” tulis Trump dalam unggahan media sosialnya pada 14 Januari 2026 lalu, menegaskan kembali ambisinya.

Secara historis, pangkalan militer di Greenland dibangun sejak era Perang Dingin dengan persetujuan Denmark, karena letaknya yang berada di jalur strategis antara Moskow dan Washington.

Hingga kini, posisi geografis itu tetap menjadikan Greenland titik krusial dalam persaingan kekuatan global.

Greenland sendiri merupakan wilayah berpemerintahan sendiri yang berada di bawah Kerajaan Denmark, negara anggota NATO dan sekutu Amerika Serikat.

Namun, wacana pengambilalihan oleh AS memicu penolakan keras dari Kopenhagen.

Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, sebelumnya menegaskan bahwa pengambilalihan Greenland oleh Amerika Serikat tidak memiliki dasar dan sama sekali tidak diperlukan.

Meski demikian, Trump tetap bersikukuh dan disebut membuka berbagai opsi, termasuk pengerahan militer.

Merespons sikap Washington tersebut, negara-negara Eropa memperkuat pertahanan dengan menambah jumlah pasukan di Greenland dan kawasan sekitarnya.

Namun, menurut Gedung Putih, langkah Eropa itu tidak sedikit pun menggoyahkan rencana Amerika Serikat.

Di tengah suhu ekstrem Greenland yang bisa mencapai minus 50 derajat Celsius dan malam kutub yang berlangsung lebih dari tiga bulan, pulau berselimut es itu kini menjadi simbol baru perebutan pengaruh global antara Amerika Serikat dan Eropa—dengan Denmark berada di posisi yang semakin tertekan.

*/Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Perang Eropa! NATO Siaga Satu Setelah Ancaman Serius dari Rusia
Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal
Penyelam BSG Temukan Satu Korban di Kabin KM Virgo Transport 8
Demi Keluarkan Jenazah, Penyelam TNI AL Harus Pecahkan Kaca Kompartemen KM Virgo
Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif
Voice of Baceprot Ukir Sejarah di Copenhell 2026, Harumkan Nama Indonesia di Panggung Metal Dunia
Tangis Maldini Iringi Kepergian Franco Baresi, Milan Kehilangan Kapten Abadi
Dari Gendongan Sang Legenda Menuju Panggung Final Dunia: Kisah Messi dan Lamine Yamal

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:38 WITA

Waspada Perang Eropa! NATO Siaga Satu Setelah Ancaman Serius dari Rusia

Selasa, 22 September 2026 - 00:23 WITA

Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal

Sabtu, 19 September 2026 - 01:43 WITA

Demi Keluarkan Jenazah, Penyelam TNI AL Harus Pecahkan Kaca Kompartemen KM Virgo

Kamis, 17 September 2026 - 23:09 WITA

Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Voice of Baceprot Ukir Sejarah di Copenhell 2026, Harumkan Nama Indonesia di Panggung Metal Dunia

Berita Terbaru

Dampak Kemarau, Ratusan Warga Menderita Diare

Banjarmasin Bungas

Dampak Kemarau, Ratusan Warga Menderita Diare

Senin, 21 Sep 2026 - 17:19 WITA

Mulai Besok, Air Ledeng di Banjarmasin Diberlakukan Tak Layak Konsumsi

Banjarmasin Bungas

Mulai Besok, Air Ledeng di Banjarmasin Diberlakukan Tak Layak Konsumsi

Senin, 21 Sep 2026 - 16:20 WITA

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel

Pemprov Kalsel

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel

Senin, 21 Sep 2026 - 10:13 WITA

Verified by MonsterInsights