Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ULM, Fokus Kelola 611 Hektar Kawasan Mangrove

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ULM, Fokus Kelola 611 Hektar Kawasan Mangrove

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr H Untung Bijaksana didampingi Dr Hj Indira Fitriliyani (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaaan), Ira Puspita Dewi MSi (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan) {foto:bomindonesia)

Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr H Untung Bijaksana didampingi Dr Hj Indira Fitriliyani (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaaan), Ira Puspita Dewi MSi (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan) {foto:bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASINDekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr H Untung Bijaksana mengakui, dibutuhkan kolaborasi lintas sektoral dan pengelolaan sumber daya alam untuk membangun masa depan bangsa.

“Kita komitmen memajukan sektor perikanan dengan berbagai terobosan, dan dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis bisa membawa kemajuan besar di masa depan,” ucap Dr H Untung Bijaksana didampingi Dr Hj Indira Fitriliyani (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan) dan Ira Puspita Dewi MSi (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan), Jumat (10/1/2025).

Alumni Fakultas Perikanan Wellem dan Ketua Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Kalsel ini, juga memastikan, fokus utama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan adalah pengelolaan 611 hektar kawasan mangrove yang ditugaskan oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).

“Jadi, kawasan ini dirancang menjadi mercusuar pembangunan masyarakat pesisir. Dalam beberapa bulan ke depan, mereka akan memulai produksi kepiting soka (tanpa cangkang) dan pembesaran bandeng di wilayah Teluk Tamiang Kotabaru, yang diharapkan menjadi penopang ekonomi lokal,” paparnya.

Sementara Dr Hj Indira Fitriliyani Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan berharap sekat-sekat kesukuan perlu dihapus, dan terus membangun prestasi akademik untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara. Itulah harapan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), khususnya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang berlokasi di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca Juga :  Viral Video Diduga Penampakan Kuyang di Landasan Ulin, Warga sempat Mengejar

“Kita harus menghapus sekat-sekat kesukuan, karena tantangan yang kita hadapi semakin besar. Sebagai bagian dari NKRI, kita harus bersama-sama membangun WNI yang lebih kuat dan berprestasi, termasuk di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM),” ujar Dr Hj Indira Fitriliyani di Kota Banjarmasin.

Untuk itu, Ia yakin, ULM memiliki harapan besar untuk masa depan. “Fakultas kami terus berusaha menjadi pusat unggulan di bidang akuakultur, teknologi hasil perikanan, hingga sosial ekonomi kelautan,” tuturnya.

Tak hanya itu, sela Dr H Untung Bijaksana,  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan telah bekerjasama Polda Kalsel, Pemprov Kalsel, Kabinda, dan sektor swasta untuk mendukung peternakan sapi melalui penanaman rumput gajah di Sungai Riam Pelaihari.

Bentangan Kawasan Hutan Mangrove Kabupaten Kotabaru
Bentangan Kawasan Hutan Mangrove Kabupaten Kotabaru

“Sebanyak 200 ekor sapi telah menjadi cikal bakal program keberlanjutan di wilayah itu,” tambah Dr H Untung Bijaksana.

Sebagai Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Indonesia Timur, Dr H Untung Bijaksana mendorong universitas-universitas di wilayah tersebut meningkatkan kolaborasi dalam penelitian. “Berkat upaya ini, beberapa program studi telah meraih akreditasi internasional dengan peringkat Asia di bawah 10 besar,” bebernya.

Baca Juga :  5 Orang Timsel KPID Kalsel 2025-2028 Ditetapkan DPRD Kalsel

Untuk itu, sambung Dr H Untung Bijaksana, pihaknya ingin penelitian ini berdampak lebih besar melalui kolaborasi. Apalagi Kalimantan Selatan (Kalsel) dikenal sebagai ‘raja makan ikan’. “Jadi sektor perikanan harus terus berkembang,” sebutnya.

Menjadi catatan penting, dalam waktu dekat, 250 mahasiswa akan diberangkatkan untuk program KKN Tematik di Tanah Bumbu (Tanbu), bertujuan membina desa-desa binaan. “Program ini menjadi langkah konkret untuk membawa dampak positif bagi masyarakat lokal,” kata pria kelahiran Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini.

Pada bagian lain, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan mempersiapkan pembukaan 5 Program Studi (Prodi) di luar kampus utama, termasuk di Kabupaten Kotabaru. “Upaya ini dapat mendekatkan layanan pendidikan dengan masyarakat pesisir dan meningkatkan daya saing nasional di sektor perikanan,” harapnya.

Ira Puspita Dewi MSi Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan optimis, ULM dapat kembali unggul, dengan prestasi-prestasi yang diperoleh selama ini. “Kita berdoa dan support agar ULM kembali ke posisi semula. Kita bekerja untuk kebaikan ULM dan seluruh Civitas Akademika serta masyarakat. Mohon doanya untuk kebaikan kampus ULM,” imbuhnya.

bomindonesia

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Pemkab Murung Raya Gelar Rakor TEPRA, Fokus Percepat Penyerapan Anggaran dan Pembangunan
Di Luar Mako, Propam Awasi Langsung Tertib Berkendara Anggota Polri
Dina Maulidah: Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM itu Penting
Wakil Ketua I DPRD Mura Serahkan Penghargaan untuk Guru Berprestasi
Polda Kalsel Amankan 33 Tersangka Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp12,4 Miliar
Rekonstruksi Pembunuhan Ustadzah di Banjarbaru, Pelaku sempat Kena ‘Salam Olahraga’ Warga yang Emosi
Pelaku Terakhir Pembantai Satu Keluarga di Benangin II yang Buron Ditangkap di Kaltim

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:35 WITA

Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:50 WITA

Pemkab Murung Raya Gelar Rakor TEPRA, Fokus Percepat Penyerapan Anggaran dan Pembangunan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30 WITA

Di Luar Mako, Propam Awasi Langsung Tertib Berkendara Anggota Polri

Senin, 4 Mei 2026 - 23:25 WITA

Dina Maulidah: Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM itu Penting

Senin, 4 Mei 2026 - 22:58 WITA

Wakil Ketua I DPRD Mura Serahkan Penghargaan untuk Guru Berprestasi

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Wawali Ananda Dikukuhkan sebagai Ketua KORMI Banjarmasin

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:18 WITA

PERTIKAIAN MAUT - Dua pria bertikai diduga karena rebutan sisa batu bara di atas tongkang yang sandar di Tabanio, Senin (4/5/2026) malam. (foto:istimewa)

Peristiwa & Hukum

Rebutan Sisa Batu Bara di Tongkang Berujung Maut, Satu Pria Tewas Ditikam

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:41 WITA

Verified by MonsterInsights