Gunungan Uang Rp 2 Triliun dari Kasus Korupsi CPO: Kejagung Tunjukkan Bukti Nyata di Meja Hukum

Gunungan Uang Rp 2 Triliun dari Kasus Korupsi CPO: Kejagung Tunjukkan Bukti Nyata di Meja Hukum

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang itu disita dari salah satu terdakwa korporasi dalam kasus tersebut, yakni Wilmar Group. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Uang itu disita dari salah satu terdakwa korporasi dalam kasus tersebut, yakni Wilmar Group. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

BOMINDINESIA.COM, Jakarta – Pemandangan tak biasa tampak di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI pada Selasa (17/6/2025). Tumpukan uang tunai senilai Rp 2 triliun disusun mengelilingi meja konferensi pers dalam rangka pengungkapan perkembangan kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO).

Uang sitaan yang mencengangkan itu merupakan bagian dari total aset yang telah disita Kejaksaan Agung sebesar Rp 11,8 triliun. Uang tersebut disita dari salah satu terdakwa korporasi dalam kasus besar ini, yakni Wilmar Group, sebuah perusahaan raksasa di industri sawit Indonesia.

Baca Juga :  KPK Sita Dokumen dan Uang Tunai di OTT Rejang Lebong

Dalam sesi konferensi pers yang dipimpin oleh jajaran Kejagung, uang pecahan Rp 100 ribu tampak dibungkus rapi dalam plastik. Setiap paket berisi Rp 1 miliar, disusun bertumpuk tinggi layaknya “gunungan uang”, menggambarkan skala kerugian negara akibat korupsi dalam industri strategis ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uang Rp 2 triliun dari total yang disita sebesar Rp 11,8 triliun dipamerkan Kejagung saat konpers di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Selasa (17/6). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Uang Rp 2 triliun dari total yang disita sebesar Rp 11,8 triliun dipamerkan Kejagung saat konpers di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Selasa (17/6). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

“Kita tampilkan ini bukan untuk sensasi, melainkan bentuk transparansi kepada publik, bahwa negara serius menangani kasus besar seperti ini,” tegas pejabat Kejagung saat menyampaikan keterangan resmi.

Kasus ini merupakan bagian dari penindakan terhadap dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya yang melibatkan sejumlah perusahaan besar dan pejabat tinggi. Penanganan perkara ini dianggap sebagai langkah tegas dalam memperbaiki tata kelola ekspor hasil komoditas strategis nasional.

Baca Juga :  Walhi Kalsel Laporkan Empat Perusahaan Industri Ekstraktif Ke Kejaksaan Agung RI

Kejagung menegaskan bahwa penyitaan ini bukan akhir, melainkan bagian dari proses penegakan hukum yang menyeluruh. Selain uang tunai, aset lain berupa properti, saham, dan kendaraan mewah juga tengah ditelusuri.

Langkah ini diapresiasi banyak pihak sebagai upaya membangun integritas dan kepercayaan terhadap sistem hukum Indonesia, khususnya dalam penanganan kejahatan korupsi skala besar.

Sumber : Kumparannews

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito
Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum
Kebakaran Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Pasir Mas, Pemadaman Terkendala Akses Lokasi
Nelayan Terjatuh saat Melaut dari KM Putra di Muara Kintap, Tim SAR Sisir Laut hingga 70 Mil

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:44 WITA

Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:14 WITA

Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights