Hina Lawan Bicaranya, Abu Janda Tuai Sorotan Publik dan LS V

Hina Lawan Bicaranya, Abu Janda Tuai Sorotan Publik dan LS VINUS Minta KPI Tegas

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BOGOR – Permadi Arya alias Abu Janda bikin ulah dalam sebuah tayangan televisi yang memantik kontroversi di ruang publik. Karena ulahnya yang berkata tidak sewajarnya itu Abu Janda diusir dalam studio, Rabu (11/3/2026).

Sikap Abu Janda ini pun berbuntut panjang dan dikecam oleh banyak pihak termasuk Lembaga Studi Visi Nusantara (LS VINUS) yang menilai pernyataan bernada penghinaan terhadap seorang akademisi nasional tersebut tidak hanya melewati batas kepatutan, tetapi juga menciderai etika penyiaran nasional.

Koordinator Nasional LS VINUS, Muhamad Arifin, menyatakan pihaknya akan melaporkan tayangan itu secara resmi kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI Pusat). LS VINUS menilai, tindakan tegas harus diambil untuk menjaga integritas media penyiaran, sekaligus memastikan bahwa ruang publik tidak dibanjiri ujaran merendahkan martabat.

Baca Juga :  Yandi Pratama Haru Bisa Bertemu Steve Vai, Billy Sheehan, dan Eric Martin di Balik Konser Dewa 19 feat All Stars

“Ucapan bernada penghinaan yang disiarkan melalui televisi adalah bentuk pelanggaran berat terhadap standar penyiaran. KPI harus menjatuhkan sanksi tegas. LS VINUS akan mengajukan laporan resmi agar hal seperti ini tidak terulang,” ujar Arifin.

Menurut pengamatan LS VINUS, kasus ini bukan sekadar persoalan personal atau perbedaan pendapat, tetapi menyangkut keamanan ruang komunikasi publik. Tayangan televisi—sebagai media yang menjangkau masyarakat luas—memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan konten yang mendidik dan beradab.

Arifin menambahkan, normalisasi kata-kata kasar melalui media televisi akan membawa dampak buruk bagi kultur demokrasi Indonesia. Perdebatan publik yang sehat harus digerakkan oleh gagasan, bukan caci maki.

Baca Juga :  Perkelahian Dua Pria Bersajam Gegerkan Pasar Keraton Rantau

“Televisi semestinya menjadi ruang edukatif, bukan panggung untuk mempertebal polarisasi melalui ucapan-ucapan merendahkan.

Ini bahaya bagi kualitas demokrasi dan generasi muda kita,” tegasnya LS VINUS menilai langkah pelaporan ini menjadi penting untuk mengingatkan seluruh lembaga penyiaran agar mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Arifin memastikan lembaganya akan mengawal proses ini hingga ada tindakan konkret.

“KPI memiliki mandat. Kami mendorong mereka menjalankan kewenangan tersebut secara penuh. Penyiaran harus kembali dijaga marwahnya,” Tutup Kornas LS VINUS

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka dan Ditahan Kejagung
Sehari Setelah Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Bersejarah, ABPEDNAS Capai 100 Ribu Anggota
Malam Puncak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Membangun Spirit Maju Bersama
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel
Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar
Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:35 WITA

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka dan Ditahan Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:30 WITA

Sehari Setelah Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:29 WITA

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Bersejarah, ABPEDNAS Capai 100 Ribu Anggota

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:03 WITA

Malam Puncak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Membangun Spirit Maju Bersama

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:26 WITA

Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights