Komdigi

Jawab Tantangan Literasi Digital, Kemkomdigi Perkokoh Jaringan Kemitraan Nasional

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawab Tantangan Literasi Digital, Kemkomdigi Perkokoh Jaringan Kemitraan Nasional

Jawab Tantangan Literasi Digital, Kemkomdigi Perkokoh Jaringan Kemitraan Nasional

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital memperkokoh jaringan kemitraan nasional untuk menjawab tantangan literasi digital yang semakin kompleks di Indonesia.

Melalui kerja bersama dengan 35 mitra strategis dari berbagai sektor, mulai dari organisasi masyarakat, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas akar rumput, Kemkomdigi menegaskan bahwa penguatan literasi digital membutuhkan kolaborasi ekosistem yang luas dan berkelanjutan.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan bahwa kerja sama masif ini merupakan kebutuhan mendesak mengingat tantangan literasi digital yang semakin kompleks di era perkembangan teknologi yang sangat cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Literasi digital adalah PR besar. Menjangkau 220 juta pengguna internet tidak mungkin dilakukan pemerintah sendirian. Karena itu, kami membutuhkan mitra-mitra strategis yang menjadi perpanjangan tangan untuk memperluas edukasi digital di masyarakat,” kata Meutya dalam sambutannya pada acara penandatanganan MoU antara BPSDM Komdigi dengan 35 Mitra Strategis di Jakarta.

Baca Juga :  WALHI Serukan #EndCoalNow dari Jembatan Barito: Deforestasi di Kalimantan Sudah di Titik Kritis

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk membangun infrastruktur digital yang bukan hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada aspek manusianya.

“Talenta digital adalah infrastruktur utama dan literasi digital adalah pelengkapnya. Karena itu, langkah serentak dengan 35 mitra hari ini kita lakukan secara masif agar dampaknya meluas,” tegasnya.

Pada 2025, Indeks Masyarakat Digital di Indonesia telah mencapai 44,43 poin, meningkat dari tahun lalu di angka 43,34 poin.

Menkomdigi Meutya pun menilai angka tersebut masih dapat ditingkatkan lebih tinggi lagi dengan kolaborasi dengan para mitra strategis. “Menurut saya ini masih bisa kita tingkatkan lebih jauh lagi, terutama karena kita sudah punya mitra yang cukup banyak untuk menaikkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia,” tuturnya.

Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, tetapi pernyataan komitmen bersama bahwa masa depan ekosistem digital Indonesia dibangun melalui kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga :  FKPWK, Gabungan Ormas dan Anggota DPRD Kota Banjarmasin Dirikan Rest Area pada Momen 5 Rajab 1446 H

“Ini adalah gerbang menuju kerja nyata yang lebih luas, lebih inklusif, dan lebih berdampak. Kita ingin seluruh warga negara dapat berpartisipasi di ruang digital secara aman, produktif, dan beretika,” ucap Menkomdigi.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini lahir dari kesadaran bahwa pemerintah tidak memiliki semua kapasitas untuk membangun talenta digital secara menyeluruh.

Banyak keahlian seperti inovasi modul, teknologi pembelajaran, pendekatan komunitas, dan kapasitas pelatihan, berada di tangan para mitra.

“Ruang digital bergerak jauh lebih cepat daripada siklus regulasi. Karena itu kita membutuhkan mekanisme co-creation dengan para mitra, sehingga solusi literasi digital dapat terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan risiko siber,” ujar Bonifasius.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel
Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar
Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan
Pekuat Kompetensi Prahum dan Organisasi Kehumasan
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Video Perwira Polisi Viral Merokok Sambil Mengemudi, Polda Kalsel Sampaikan Permintaan Maaf
Arya Setiawan Mulai Dampingi Perkara di Mabes Polri, Ikuti Jejak Fauzan Ramon

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:22 WITA

Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel

Senin, 25 Mei 2026 - 23:12 WITA

Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:36 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:47 WITA

Pekuat Kompetensi Prahum dan Organisasi Kehumasan

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global

Senin, 1 Jun 2026 - 13:58 WITA

Fase Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Serambi

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Verified by MonsterInsights