BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Calon Rektor Uniska MAAB dipastikan hanya dua orang yakni Assoc Prof Muhammad Zainul SE MM dan Prof Dr Ir Aam Gunawan MP IPU.
Perlu diketahui dua kandidat ini memiliki misi tersendiri untuk memajukan Uniska kampus swasta terbesar di Kalimantan ini. Dimulai dari M.Zainul, majunya ia sebagai calon Rektor Uniska dikuatkan karena keinginannya menjadikan SDM-SDM yang berkualitas.
Sebab hal itu berkaitan dengan cita-cita kampus yang ingin mencapai Akreditasi Unggul. Tentu SDM harus kuat untuk mengejar Unggul tersebut. Jika SDM berkualitas maka syarat unggul mudah tercapai misalnya tentang syarat dosen S3 yang minimal harus 50 persen dari jumlah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian setiap program studi ada satu guru besarnya dan SDM penguat mutu pendidikan kepentingan akademisi. “Ada beberaoa alasan mengapa SDM saya utamakan jika jadi Rektor. Kemudian Pengembangan sistem, yang lebih afektif, tranpsran dan terintegrasi. Mengembangkan kerjasama dalam negeri dan luar negeri,” ucap pria yang telah mengabdi 32 tahun di Uniska ini.
Sementara Prof Aam, mengaku jika dirinya jadi Rektor Uniska, pertama yang dibangun adalah menguatkan nilai-nilai keislaman kemudian sumber daya manusianya.
Mengapa nilai islam, karena kampus Uniska adalah bernafaskan islam dan namanya juga melekat dengan islam. “Menjadi alasan yang kuat, bahwa nilai keislaman harus diutamakan. Jika islamnya kuat, maka semuanya akan mengikuti termasuk SDM nya. Nah itu saja yang bisa saya sampaikan,” ucap guru besar yang sudah mencalon kedua kalinya jadi Rektor Uniska ini.
Editor : Hamdani












