Kericuhan di Kalibata, Massa Bakar Kios dan Kendaraan Usai Dua Matel Tewas

Kericuhan di Kalibata, Massa Bakar Kios dan Kendaraan Usai Dua Matel Tewas

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan terjadi di Kalibata, Jaksel, setelah dua debt collector tewas dikeroyok. Sembilan kios dan tujuh kendaraan dibakar. Polisi turunkan Brimob untuk meredam situasi. (Foto/ist)

Kericuhan terjadi di Kalibata, Jaksel, setelah dua debt collector tewas dikeroyok. Sembilan kios dan tujuh kendaraan dibakar. Polisi turunkan Brimob untuk meredam situasi. (Foto/ist)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Kericuhan pecah di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12), setelah dua penagih utang (debt collector) atau mata elang (matel) tewas dikeroyok. Insiden tersebut berujung pada aksi pembakaran yang menghanguskan sembilan kios, enam sepeda motor, dan satu mobil.

 

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Kamis malam sekitar pukul 23.48 WIB. Api berhasil dipadamkan pada Jumat dini hari pukul 01.02 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Jumlah objek yang terbakar 9 kios, 6 kendaraan roda dua, 1 kendaraan roda empat,” ujar Asril, dikutip dari CNNIndonesia. Ia menambahkan, dugaan awal penyebab kebakaran adalah penyulutan api menggunakan bensin.

 

Kericuhan bermula ketika dua matel menghentikan seorang pengendara motor di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan, menurut saksi, aksi tersebut mengundang reaksi dari pengguna jalan lain yang tiba-tiba turun dari mobil dan langsung mengeroyok kedua matel tersebut.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Berpeluang Tambah 15 Poin di Ranking FIFA

 

“Pengendara motor distop, baru diberhentikan, lalu dari pengguna jalan lain keluar dari mobil dan memukuli matel itu,” ujar Mansur.

 

Pengeroyokan berlangsung cepat dan menyebabkan dua matel itu tewas di lokasi. Tak lama berselang, suasana memanas. Sejumlah tenda pedagang kaki lima (PKL) serta kendaraan di sekitar lokasi dibakar oleh orang-orang yang diduga rekan korban. Aksi pembakaran itu terekam video dan viral di media sosial.

 

Kapolsek Pancoran menduga aksi itu merupakan serangan balik karena rekan-rekan korban tidak terima atas pengeroyokan tersebut. “Imbasnya ke lingkungan yang tidak tahu-menahu. Kejadian ini spontanitas, masih dalam penyelidikan,” katanya. Ia menyebut titik api diperkirakan berasal dari enam lokasi berbeda sehingga menyulitkan petugas melakukan perhitungan kerusakan.

Baca Juga :  Kebakaran Teluk Tiram Renggut Dua Nyawa, Listrik Belum Diputus Saat Warga Berusaha Memadamkan Api

 

Sementara itu, Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan sekitar 80–100 orang datang ke lokasi setelah mendengar kabar pengeroyokan. Jumlah massa yang besar membuat situasi sempat tidak terkendali dan memicu perusakan hingga pembakaran fasilitas warga.

 

“Korban punya rekan-rekan sekitar 80 sampai 100 orang. Mereka datang tiba-tiba dan merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini,” ujarnya.

 

Untuk meredam situasi, Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polda Metro Jaya menurunkan personel Brimob pada Kamis malam.

 

*/ Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Korban Gugur Bertambah, Bripda Nopandri Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan
Aliran Dana Perkara KPU HSU Terkuak di Sidang, Kadis PUTR Akui Beri Rp35 Juta
Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Masih Hilang

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:56 WITA

Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Senin, 6 Juli 2026 - 00:46 WITA

Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights