Normalisasi sungai

Kolaborasi Serius Untuk Kelestarian Sungai

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 15:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Ratusan sungai di Banjarmasin tak semua berfungsi dengan baik, termasuk Sungai Guring yang berada di wilayah Banjarmasin Selatan.

Menyikapi itu, Pemerintah Kota Banjarmasin pun menggelar aksi gotong royong pembersihan Sungai Guring di kawasan Jalan Prona 3 Lokasi II.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, didampingi Wakil Wali Kota Hj. Ananda, serta diikuti lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), aparatur kecamatan dan kelurahan, hingga masyarakat setempat, Senin (26/01/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Yamin, ini bukan sekadar kerja bakti, aksi ini juga disertai langkah tegas berupa pembongkaran bangunan milik pemerintah yang berdiri di atas badan sungai, sebagai bentuk keteladanan sekaligus pesan bahwa penataan lingkungan dimulai dari pemerintah itu sendiri.

“Sungai adalah urat nadi kehidupan masyarakat kita. Kalau sungai dibiarkan rusak, maka dampaknya bukan hanya hari ini, tapi juga masa depan anak cucu kita. Karena itu sungai harus kita jaga bersama,” tegas Yamin.

Wali Kota menegaskan bahwa pembersihan Sungai Guring merupakan bagian dari upaya jangka panjang menata kembali wajah Banjarmasin sebagai kota seribu sungai.

Baca Juga :  Pemkot dan Dewan Sepakati Propemperda dan APBD Kota Banjarmasin Tahun 2025

Sungai tidak lagi dipandang sebagai bagian belakang permukiman, melainkan sebagai ruang hidup yang menentukan kualitas kota secara keseluruhan.

Menurut Yamin, membangun di atas badan sungai memang kerap dianggap solusi praktis bagi sebagian warga, namun dalam jangka panjang justru memperbesar risiko banjir dan merugikan masyarakat luas.
“Nyaman bagi satu rumah, tetapi berdampak bagi satu kota. Itu yang harus kita sadari bersama. Karena itu kami mengajak masyarakat menaati aturan sempadan sungai demi kepentingan bersama,” tekannya lagi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas potensi terganggunya aktivitas selama kegiatan berlangsung, sembari mengapresiasi dukungan RT, RW, dan masyarakat yang ikut terlibat dalam aksi tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menjelaskan bahwa Sungai Guring merupakan salah satu titik yang membutuhkan penanganan serius karena banyaknya sumbatan dan penyempitan aliran.

“Hari ini kita bekerja bersama. Ada PUPR, Damkar, BPBD, Satpol PP, Dishub, serta unsur kelurahan dan kecamatan. Kita angkat sumbatan dan membuka aliran agar kapasitas sungai kembali optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif terhadap warga yang bangunannya berada di atas badan sungai.

Baca Juga :  Wawali Resmikan Expo JKPI di Siring Banjarmasin

“Saat ini masih tahap sosialisasi. Warga diberi pemahaman dan waktu untuk membongkar secara mandiri. Langkah ini penting agar proses normalisasi sungai bisa berjalan dan genangan air dapat dikurangi,” kata Suri.

Dari sisi masyarakat, langkah pemerintah ini mendapat sambutan positif. Ketua RT 25, Abdul Rasyid, menyebut kehadiran langsung Wali Kota dan jajaran SKPD sebagai bentuk kepemimpinan yang dirasakan langsung oleh warga.
“Kami merasa diperhatikan. Baru kali ini gotong royong seperti ini, semua turun langsung. Harapan kami, ke depan banjir berkurang dan lingkungan kami lebih tertata,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal perubahan pola hidup masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan sungai dan tidak lagi membangun di atas aliran air.

Aksi di Sungai Guring mencerminkan perubahan pendekatan pembangunan Kota Banjarmasin yaitu dari reaktif menjadi lebih preventif dan kolaboratif. Pemerintah tidak hanya membersihkan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan warga, menyiapkan penataan lanjutan, dan membangun kesadaran bahwa sungai adalah aset bersama, termasuk sungai Guring yang coba dikembalikan fungsinya sebagai sumber kehidupan.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik
Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup
Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota
Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing
Yamin Lantik Tesar Jadi Sekda Bersama Bangun Banjarmasin Maju Sejahtera

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:38 WITA

Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:51 WITA

Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:44 WITA

Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights