Kredit Investasi Padat Karya untuk UMKM

Kredit Investasi Padat Karya untuk UMKM

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Berupaya Meningkatkan Pendapatan UMKM Melalui Pinjaman Modal (foto:istimewa/bomindonesia)

Pemerintah Berupaya Meningkatkan Pendapatan UMKM Melalui Pinjaman Modal (foto:istimewa/bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pemerintah meluncurkan skema kredit/pembiayaan baru yakni Kredit Investasi Padat Karya.

“Skema kredit ditujukan sektor-sektor industri padat karya, seperti pakaian jadi, tekstil, furnitur, kulit, barang dari kulit, alas kaki, mainan anak, serta makanan dan minuman,” ucapnya dalam agenda BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/1/2023).

Baca Juga :  Terpilih Jadi Ketua Apindo Kalsel, Winardi Sethiono Upayakan Tarik Investor

Ia berharap, fasilitas ini diharapkan bisa membantu UMKM di sektor padat karya untuk meningkatkan produksinya sehingga bisa melakukan ekspor dengan maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apapun banknya yang memberikan kredit investasi untuk UMKM itu sektornya sektor padat karya. Itu bunganya disubsidi 5%,” tutur Airlangga Hartarto.

Baca Juga :  Menteri UMKM Menangis di Sidang Toko Mama Khas Banjar: "Bina, Bukan Penjara!"

Skema kredit ini menawarkan sejumlah fitur menarik, antara lain plafon pinjaman di atas Rp500 juta hingga Rp10 miliar, suku bunga atau margin yang lebih rendah dari kredit komersial, dan jangka waktu pinjaman fleksibel antara 5-8 tahun.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan
BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota
Kinerja Tetap Solid di Tengah Tantangan, Laba Bersih Adira Finance Tumbuh 26% di 1Q26
BSN Posisi Pertama Perbankan Syariah untuk Penyaluran KPR FLPP di Kalsel
Pertumbuhan Ekonomi Tetap Stabil
Amerika Serikat Tekan Irak, Blokir Pengiriman Dolar
Asing Jor-joran Keluar dari Pasar Saham Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:49 WITA

FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:35 WITA

BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:16 WITA

Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:15 WITA

Kinerja Tetap Solid di Tengah Tantangan, Laba Bersih Adira Finance Tumbuh 26% di 1Q26

Jumat, 24 April 2026 - 18:29 WITA

BSN Posisi Pertama Perbankan Syariah untuk Penyaluran KPR FLPP di Kalsel

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights