Patroli Gabungan Sapu PETI di Sungai Kapuas: Ultimatum Tegas Penegak Hukum di Sanggau Kalbar 2025

Patroli Gabungan Sapu PETI di Sungai Kapuas: Ultimatum Tegas Penegak Hukum di Sanggau Kalbar 2025

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patroli Gabungan Sisir Sungai Kapuas (Foto : @humasressanggau)

Patroli Gabungan Sisir Sungai Kapuas (Foto : @humasressanggau)

BOMINDONESIA.COM,  Sanggau – Aparat gabungan kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum melalui operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di perairan Sungai Kapuas, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 14.00 WIB.

Patroli ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Forkopimda Sanggau serta keluhan masyarakat yang resah terhadap maraknya aktivitas penambangan ilegal di sepanjang sungai terbesar di Kalimantan Barat tersebut.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di halaman Keraton Surya Negara Sanggau, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sanggau, AKP PSC Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., dan melibatkan 60 personel gabungan dari berbagai instansi, seperti Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Subdenpom, Sat Brimob, dan Satpol PP Kabupaten Sanggau.

“Ini bentuk komitmen dan keseriusan kami dalam menegakkan hukum serta menyelamatkan ekosistem Sungai Kapuas dari kerusakan akibat aktivitas PETI,” tegas AKP Kusuma Wibawa dalam pernyataannya.

Tim menyisir sejumlah titik rawan aktivitas PETI seperti:

  • Dusun Jeranai, Desa Lintang Kapuas

  • Desa Sungai Muntik

  • Dusun Tayu Tunu

  • Dusun Sungai Bemban

  • Desa Sungai Batu

  • Desa Semerangkai

Meskipun tidak ditemukan aktivitas penambangan secara langsung saat patroli berlangsung, aparat menemukan lanting jek (alat pendukung penambangan) tertambat di beberapa titik pinggiran sungai. Kepada warga sekitar dan pemilik alat, petugas menyampaikan peringatan keras agar segera menghentikan seluruh kegiatan PETI dan meninggalkan area tersebut.

Baca Juga :  MABM-Perwaris Jalin Persaudaraan Indonesia-Malaysia

“Jika setelah ini masih ditemukan pelanggaran, tindakan tegas tanpa toleransi akan kami ambil,” ujar petugas saat menyampaikan himbauan kepada masyarakat.

Operasi ini menegaskan komitmen Forkopimda Sanggau dan jajaran aparat dalam melindungi lingkungan, menegakkan hukum, dan menjaga kelestarian Sungai Kapuas sebagai aset vital masyarakat Kalbar.

Sumber : Informasi Kalbar hari

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tradisi Nyeser Dayak Taba, Ritual Topeng Unik yang Tetap Lestari di Kalbar
Dugaan Perkara Proyek Jalan, Gubernur Kalbar Diperiksa KPK
Aliansi Mayarakat Kalbar Geruduk Kantor Gubenur Kalbar,Tolak Keras Program Transmigrasi!
Kejati Kalbar Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Proyek Bandara Rahadi Oesman, Negara Rugi Rp8 Miliar
Gerakan Wisata Bersih: Transformasi Hijau Kalbar Menuju Pariwisata Berkelanjutan dan Generasi Emas 2045
LuarKampus dari Kota Pontianak Raih Best of The Best NextDev Startup 2025
Viral ! Pelaku Pembunuhan Sadis di Kapuas Hulu, Tewas Dihakimi Massa
Telkomsel Dukung Pemerintah Sukseskan Perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang dan Pontianak, Pastikan Jaringan Broadband dan Layanan Berkualitas

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 21:09 WITA

Tradisi Nyeser Dayak Taba, Ritual Topeng Unik yang Tetap Lestari di Kalbar

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:49 WITA

Dugaan Perkara Proyek Jalan, Gubernur Kalbar Diperiksa KPK

Selasa, 22 Juli 2025 - 02:36 WITA

Aliansi Mayarakat Kalbar Geruduk Kantor Gubenur Kalbar,Tolak Keras Program Transmigrasi!

Kamis, 19 Juni 2025 - 22:17 WITA

Kejati Kalbar Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Proyek Bandara Rahadi Oesman, Negara Rugi Rp8 Miliar

Senin, 16 Juni 2025 - 12:48 WITA

Patroli Gabungan Sapu PETI di Sungai Kapuas: Ultimatum Tegas Penegak Hukum di Sanggau Kalbar 2025

Berita Terbaru

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Polisi yang Humanis

Halo Indonesia

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Padang Arafah Makkah

Serambi

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Verified by MonsterInsights