Pemko Banjarmasin Kekurangan SDM, Ini Kata BKD?

Pemko Banjarmasin Kekurangan SDM, Ini Kata BKD?

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparatur Sipil Negara

Aparatur Sipil Negara

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD) Kota Banjarmasin harus melakukan pemaksimalan pegawai di tengah berkurangnya SDM karena faktor pensiun dan mutasi.

Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menyampaikan bahwa di Pemko Banjarmasin memang terjadi ketidakseimbangan antara pegawai yang keluar dan yang masuk.

Ia menyebut tahun 2024 lalu sedikitnya ada 226 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang purna tugas sementara tahun ini CPNS yang menerima SK hanya 26 orang, kalau PPPK itu memang bekas honorer lingkup Pemko Banjarmasin.

Itu belum lagi masuk hitungan yang pensiun mulai Januari-Maret tahun 2025, yang kata Totok sudah ada 43 ASN.

Baca Juga :  Pakai Dana Pribadi, Yamin-Ananda Studi Tiru Ke Banyumas Untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Banjarmasin

“Kalau kita total tahun 2024 sampai tahun ini sudah ada 269 ASN yang pensiun. Kemudian yang baru menerima SK kemarin CPNS nya hanya 26 orang, tentu bila dihitung kita kekurangan SDM,” ucapnya.

Kekurangan itu kata Totok, hanya bisa ditambah dengan ASN yang mutasi dari daerah lain, namun jumlahnya tak banyak yakni sekitar belasan orang saja.

“Bila memandang kebutuhan organisasi Pemerintahanan Kota Banjarmasin, jelas kurang. Namun kami memaksimalkan SDM yang ada, Namun kami memaksimalkan ASN yang ada, yaitu PNS, PPPK serta ASN pindahan dari daerah lain,”

Baca Juga :  Pasar Murah Sambut Bulan Ramadan Diantusiasi Warga

Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin, sebelumnya baru menyerahkan ratusan SK CPNS dan PPPK. Yakni terdiri dari 26 CPNS, 133 PPPK Teknis, 161 PPPK Guru dan 57 tenaga kesehatan.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang telah memasuki masa purna tugas, serta menyambut hangat kehadiran keluarga baru di lingkungan Pemko Banjarmasin, yakni para CPNS dan PPPK yang telah menerima SK pada bulan Ramadan lalu.

“Selamat bergabung kepada CPNS dan PPPK, kalian kini menjadi bagian dari keluarga besar pelayan masyarakat. Bekerjalah dengan integritas, disiplin waktu, dan semangat melayani,” harapnya.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota
BREAKING NEWS ! Kejari Banjarmasin Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Server Disdik, Mantan Kadis dan Kabid Langsung Ditahan
Uji Nyata Ketangguhan Damkar Dipertontonkan Dalam Lomba Ketangkasan
Kejari Banjarmasin Tahan Penyedia Proyek Server Disdik, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp5,08 Miliar
Ringkus Residivis Narkoba,Polsek Banjarmasin Utara Sita Puluhan Gram Barbuk Sabu dan Ekstasi
Pemkab Kabupaten Kotabaru Dorong Inovasi Daerah Lewat Bimtek dan Launching INOTEKDA 2026
Puluhan Mahasiswa dan Akun Sosmed Ikuti Workshop Penulisan Artikel Sejarah
Hargai Seni Budaya Daerah, Disbudporapar Banjarmasin Gelar Seleksi Gita Bahana

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WITA

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

Senin, 27 April 2026 - 16:43 WITA

BREAKING NEWS ! Kejari Banjarmasin Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Server Disdik, Mantan Kadis dan Kabid Langsung Ditahan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:29 WITA

Uji Nyata Ketangguhan Damkar Dipertontonkan Dalam Lomba Ketangkasan

Kamis, 23 April 2026 - 23:31 WITA

Kejari Banjarmasin Tahan Penyedia Proyek Server Disdik, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp5,08 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WITA

Ringkus Residivis Narkoba,Polsek Banjarmasin Utara Sita Puluhan Gram Barbuk Sabu dan Ekstasi

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

Senin, 27 Apr 2026 - 19:50 WITA

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong: meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.

Teknologi

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Senin, 27 Apr 2026 - 13:19 WITA

Verified by MonsterInsights