Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perub

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Semangat kolaborasi dan inovasi turut disuarakan oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR di hadapan generasi muda kota seribu sungai yang ikut dalam sosialisasi Pemilihan Pemuda Pelopor Kota Banjarmasin Tahun 2026, bertempat di Aula Kayuh Baimbai Balaikota, Senin (27/4).

Dalam arahan, Yamin menekankan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) di kalangan pemuda merupakan kunci strategis keberlanjutan pembangunan daerah. Ia memandang pemuda sebagai aktor utama perubahan yang harus terus dibina melalui ajang tersebut.

“Kita ingin pemuda pelopor bisa menggalang aksi dan memberi kontribusi nyata sebagai agen perubahan yang kreatif dan inovatif. Kemudian saya juga mendorong agar mereka terus berkolaborasi dengan pemerintah kota sehingga terbentuk ekosistem pemuda yang aktif, produktif, dan satu visi,” ujarnya.

Ia berharap, ajang ini mampu menjaring pemuda-pemudi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki integritas dan berdaya saing tinggi dalam bidang yang ditekuni.

Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelopor (FKPP) Banjarmasin, Zen Riko Maulana, dalam sambutannya mengajak seluruh insan pemuda agar tidak menunda-nunda dalam berkarya. Menurutnya, ajang pemuda pelopor merupakan momentum emas bagi pemuda untuk menciptakan solusi atas tantangan dan dinamika yang tengah dihadapi kota saat ini.

Baca Juga :  Yamin Jalani Retret, Ananda Pimpin Banjarmasin

“Kita ingin pemuda menjadi kunci dalam menciptakan kota yang lebih maju. Melalui ajang ini, mari kita perkuat kolaborasi, tumbuhkan semangat kepeloporan, dan lahirkan ide-ide segar yang bermanfaat nyata bagi warga Banjarmasin,” seru Zen Riko, tegas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil menjelaskan bahwa kegiatan kepeloporan tahun ini ditargetkan diikuti sebanyak 100 peserta dari kalangan usia produktif.

Ia menekankan ajang ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah strategis untuk memetakan inovasi di berbagai bidang, seperti pendidikan, seni budaya, pengelolaan SDA, lingkungan dan pariwisata, pangan hingga inovasi teknologi. “Pemerintah kota akan terus berkomitmen penuh mendukung inisiatif pemuda. Kita ingin ajang ini bisa menjaring sebanyak mungkin inovasi kreatif yang mampu mendukung visi Banjarmasin sebagai kota yang bersih, sehat, dan maju,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Banjarmasin Kekurangan SDM, Ini Kata BKD?

Di tengah antusiasme peserta, salah seorang peserta pemuda pelopor di bidang pengelolaan SDA, lingkungan dan pariwisata, Adimasa Maulana memaparkan rencana strategis mengenai sistem pengelolaan sampah yang menyasar pada lingkup pendidikan.

Ia menekankan bahwa mengubah perilaku masyarakat harus dimulai sejak dini. Rencananya, ia ingin menggalakkan kebiasaan memilah sampah sejak dari bangku sekolah, agar menjadi budaya yang terbawa hingga para siswa tumbuh dewasa.

“Saya melihat kota Banjarmasin tengah berkutat dengan masalah sampah dan tengah gencar-gencarnya menyosialisasikan pemilahan sampah. Makanya saya mendorong adanya terobosan berupa keranjang pilah sampah bagi pelajar di sekolah-sekolah, ini yang kita lihat sebagai peluang dan bagaimana dampaknya kelak,” ungkapnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting bagi para pemuda Banjarmasin untuk dapat membuktikan diri bahwa kontribusi nyata adalah jalan terbaik dalam mencintai kota.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Kejari Banjarmasin Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Server Disdik, Mantan Kadis dan Kabid Langsung Ditahan
Uji Nyata Ketangguhan Damkar Dipertontonkan Dalam Lomba Ketangkasan
Kejari Banjarmasin Tahan Penyedia Proyek Server Disdik, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp5,08 Miliar
Ringkus Residivis Narkoba,Polsek Banjarmasin Utara Sita Puluhan Gram Barbuk Sabu dan Ekstasi
Puluhan Mahasiswa dan Akun Sosmed Ikuti Workshop Penulisan Artikel Sejarah
Hargai Seni Budaya Daerah, Disbudporapar Banjarmasin Gelar Seleksi Gita Bahana
Sehari Dua Kali Kebakaran, Jago Merah Amuk Basirih dan Kelayan
Duel Maut di Teluk Tiram, Reza Tikus Hadapi Tuntutan 12 Tahun Bui

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WITA

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

Senin, 27 April 2026 - 16:43 WITA

BREAKING NEWS ! Kejari Banjarmasin Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Server Disdik, Mantan Kadis dan Kabid Langsung Ditahan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:29 WITA

Uji Nyata Ketangguhan Damkar Dipertontonkan Dalam Lomba Ketangkasan

Kamis, 23 April 2026 - 23:31 WITA

Kejari Banjarmasin Tahan Penyedia Proyek Server Disdik, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp5,08 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WITA

Ringkus Residivis Narkoba,Polsek Banjarmasin Utara Sita Puluhan Gram Barbuk Sabu dan Ekstasi

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

Senin, 27 Apr 2026 - 19:50 WITA

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong: meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.

Teknologi

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Senin, 27 Apr 2026 - 13:19 WITA

Partai Politik Peserta Pemilu 2024

Politik

Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah

Senin, 27 Apr 2026 - 10:38 WITA

Verified by MonsterInsights