Perjalanan uhaib

Perjalanan Uhaib Dari Aktivisme Kampus hingga Panggung Akademik Global

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN — Jauh sebelum namanya dikenal dalam jejaring akademik internasional, Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si telah membangun nalar kritisnya sejak muda.

Saat bermukim di Yogyakarta—kota yang dikenal sebagai kota pelajar—Uhaib aktif sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. Di ruang-ruang diskusi, forum kaderisasi, dan berbagai pelatihan tingkat nasional hingga internasional, tradisi berpikir kritis dan keberanian intelektualnya mulai terbentuk.

Pada fase ini, orientasi intelektual Uhaib diperkaya oleh pemikiran para cendekiawan Muslim progresif. Ia dikenal mengagumi gagasan Ali Shariati, Fazlur Rahman, serta Hassan Hanafi, pemikir Islam modern asal Mesir yang masyhur dengan gagasan Islam Kiri. Ketertarikan tersebut tidak berhenti pada wacana. Uhaib tercatat memiliki 11 buku karya Hassan Hanafi dalam bahasa Arab dan Inggris, yang menjadi rujukan penting dalam membangun perspektif kritis terhadap relasi agama, kekuasaan, dan kebijakan publik.

Fondasi intelektual itu diperkuat melalui jalur akademik formal yang konsisten. Ia menyelesaikan program Sarjana (S1) di Fakultas Syariah Universitas Islam Indonesia (UII), melanjutkan Magister (S2) Sosiologi dengan konsentrasi Sosiologi Konflik Politik di Universitas Gadjah Mada (UGM), dan menuntaskan Doktor (S3) Ilmu Administrasi Publik dengan konsentrasi Ekonomi Politik Kebijakan Publik di Universitas Brawijaya (Unibraw). Selain itu, Uhaib juga merupakan alumni Pondok Pesantren DDI Darul Dakwah wal Irsyad (DDI) Sulawesi Selatan, yang membentuk fondasi etika, disiplin moral, dan kepekaan sosial.

Baca Juga :  Wali Kota Tutup Banjarmasin Explore Cangkurah 2024

Berangkat dari fondasi tersebut, Uhaib menapaki perjalanan akademik dari lokal menuju global. Berbasis di Kalimantan Selatan, ia secara konsisten mengangkat isu-isu daerah—demokrasi lokal, pilkada, ekonomi politik, politik sumber daya alam, hingga relasi kuasa dan uang—ke dalam forum nasional dan internasional. Tema-tema yang kerap dianggap periferal justru ia hadirkan sebagai bagian penting dari diskursus akademik dunia.

Produktivitas ilmiah menjadi salah satu capaian paling menonjol. Hingga kini, Uhaib telah menulis dan menerbitkan sedikitnya 24 buku, di antaranya Pilkada dan Tambang, Kebijakan Publik dalam Negara Hukum, Banjir dan Kutukan Sumber Daya Alam, Dinamika Politik Lokal, serta Demokrasi dalam Kuasa Uang. Selain itu, ia juga menulis ratusan artikel dan jurnal ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan sejumlah publikasi ber-ISBN dan DOI yang diterbitkan di luar negeri. Produktivitas tersebut menempatkannya bukan hanya sebagai pemikir, tetapi juga produsen pengetahuan yang konsisten.

Capaian akademik itu membuka jalan ke jejaring internasional. Uhaib dipercaya sebagai international speaker dan guest lecturer di berbagai negara. Ia juga ditunjuk sebagai anggota tim editorial Elsevier, salah satu penerbit ilmiah terkemuka dunia, serta menerima berbagai penghargaan internasional, termasuk D20 – Innovative Academician of the Year 2024 pada International Influencers Summit & Awards (IISA) di Oman. Di saat yang sama, ia aktif memegang peran strategis dalam Global Education Network (GEN) dan International Institute of Influencers.

Baca Juga :  Melalui SP4N-Lapor, Pastikan Aduan dan Keluhan Masyarakat Terlayani dengan Baik

Jejak global Uhaib juga tercatat kuat di kawasan Australia. Ia terlibat dalam Joint Lecture Series antara IPB University dan Monash University, sebuah kolaborasi akademik lintas negara bertema Higher Education, Innovation and Sustainability. Keterlibatan ini mempertemukan perspektif kebijakan publik Indonesia dengan pendekatan akademik Australia, sekaligus memperluas jejaring keilmuannya di kawasan Asia–Pasifik.

Pada tahun 2026, kiprah akademik Uhaib kembali mendapat pengakuan global. Ia diundang secara resmi oleh Gomel State University, Belarus, serta Financial University under the Government of the Russian Federation, Rusia, untuk terlibat dalam kegiatan akademik dan pertukaran keilmuan. Undangan ini memperluas kontribusinya ke kawasan Eropa Timur dan menegaskan relevansi kajian kebijakan publik serta ekonomi politik yang selama ini ia kembangkan.

Rangkaian perjalanan tersebut membentuk satu narasi utuh: dari pesantren, aktivisme mahasiswa di Yogyakarta, produktivitas menulis puluhan buku dan ratusan jurnal, hingga kepercayaan universitas-universitas dunia. Jejak akademik Dr Muhammad Uhaib As’ad menunjukkan bahwa akademisi lokal mampu berdiri sejajar dalam percakapan global—sebuah perjalanan intelektual yang benar-benar beyond imagination.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu-satunya Di Kalsel, Program Tera Meteran PAM Bandarmasih Berhasil Hemat Keuangan
Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat
Malam Puncak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Membangun Spirit Maju Bersama
Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Banjarmasin Berhasil Juara Umum POPDA Kalsel, Pemko Siapkan Bonus
Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi
Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:51 WITA

Satu-satunya Di Kalsel, Program Tera Meteran PAM Bandarmasih Berhasil Hemat Keuangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:32 WITA

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:03 WITA

Malam Puncak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Membangun Spirit Maju Bersama

Senin, 1 Juni 2026 - 13:58 WITA

Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:26 WITA

Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights