BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Meningkatkan kinerja perusahaan dan mempersiapkan strategi bisnis di tahun mendatang, PT Global Equipment Nusatama (GEN) menggelar kick-off meeting evaluasi bersama jajaran perusahaan di Tree Park Hotel Jalan A Yani km 7 Kertak Hanyar, Selasa (21/1/2025).
Agenda penting bertujuan merefleksikan pencapaian tahun lalu sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi tantangan di masa depan.
Direktur Utama PT Global Equipment Nusatama, Fery mengapresiasi atas dedikasi seluruh karyawan yang telah bekerja keras sepanjang tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi dan inovasi untuk membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi. “Kita menghadapi dinamika pasar yang semakin kompleks, tetapi dengan kerja keras, inovasi, dan kekompakan tim, kita dapat menjawab semua tantangan itu. Evaluasi kesempatan belajar dari pengalaman, memperkuat strategi, dan memastikan bahwa kita tetap menjadi yang terdepan di industri ini, ” ujarnya.
Komisaris PT GEN Syafri menyebut, PT Global Equipment Nusatama menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan.
Program pelatihan dan pengembangan karyawan akan terus ditingkatkan, seiring dengan implementasi teknologi baru yang mendukung produktivitas.
“Karyawan adalah fondasi dari semua keberhasilan kita. Karena itu, kita akan terus memberikan dukungan terbaik untuk meningkatkan kompetensi mereka, baik melalui pelatihan teknis maupun pengembangan kepemimpinan,” tuturnya.
GEN optimis mampu menghadapi tantangan dan meraih target ambisius di tahun mendatang. “Bersama kita kuat, dan bersama pula kita akan menciptakan sejarah baru dalam perjalanan perusahaan ini,” tambahnya.
Komisaris PT GEN Muhammad Chairul Ichwan mengaku, pihaknya berencana membuka 5 cabang baru di berbagai wilayah Indonesia pada 2025.
Perusahaan berupaya meningkatkan kualitas layanan purna jual untuk memberikan dukungan jangka panjang kepada pelanggan. “Kami tidak hanya menjual kendaraan, tetapi berkomitmen menyediakan layanan purna jual terbaik demi mendukung pelanggan secara berkelanjutan,” paparnya.
Pertemuan bertujuan mempersiapkan strategi menghadapi tantangan bisnis di tahun 2025. Tantangan utama di Kalimantan Selatan (Kalsel) adalah persaingan ketat di pasar kendaraan akibat semakin banyaknya brand yang masuk dan pola pikir konsumen yang semakin terbuka terhadap berbagai merek.
“Pasar Kalsel sangat potensial, khususnya di segmen pertambangan batu bara yang mendominasi 72 persen pasar. Kami berkomitmen memberikan kontribusi maksimal, terutama dalam penjualan dump truck,” tutupnya.












