Puasa Bantu Redakan Kecemasan dan Latih Kontrol Diri

Puasa Bantu Redakan Kecemasan dan Latih Kontrol Diri

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Puasa Bantu Redakan Kecemasan dan Latih Kontrol Diri)

Ilustrasi (Puasa Bantu Redakan Kecemasan dan Latih Kontrol Diri)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana melatih delay of gratification atau kemampuan menunda dorongan. Saat menahan lapar, haus, dan impuls emosional seperti marah atau reaktif, seseorang sedang melatih fungsi eksekutif otak, khususnya area prefrontal cortex yang berperan dalam kontrol diri.

Psikolog Klinis lulusan Magister Universitas Islam Indonesia (UII), Alifa Fadia Ainaya, menjelaskan bahwa secara psikologis puasa memperkuat jalur regulasi antara dorongan dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, individu tidak langsung bereaksi, melainkan belajar memberi jeda sebelum merespons.

“Mekanismenya bekerja melalui proses pembiasaan. Setiap kali seseorang berhasil menahan respons otomatis, terbentuk pengalaman keberhasilan kecil yang meningkatkan self-efficacy,” ujarnya seperti dilansir nu.or.id.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengalaman tersebut memperkuat keyakinan bahwa individu mampu mengelola emosi, bukan dikuasai emosi. Puasa juga meningkatkan self-awareness karena seseorang lebih peka terhadap kondisi internal seperti lapar, lelah, sensitif, atau justru lebih tenang. Kesadaran terhadap sensasi tubuh (interoceptive awareness) membantu mengenali pola emosi dan pikiran.

Baca Juga :  Puasa untuk Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Selain itu, puasa mendorong suasana reflektif dan evaluasi diri, atau metacognition, yakni kemampuan mengamati pikiran sendiri. Dalam praktik klinis, peningkatan kesadaran diri menjadi kunci perubahan perilaku. Puasa juga melatih regulasi stres dengan membiasakan diri menghadapi ketidaknyamanan secara terkendali. “Individu belajar bahwa ketidaknyamanan bisa ditoleransi,” jelasnya.

Dari sisi spiritual, puasa dan aktivitas keagamaan seperti shalat, zikir, serta refleksi diri berkontribusi pada penurunan kecemasan. Spiritualitas menghadirkan makna dan rasa keterhubungan, sehingga menurunkan persepsi ancaman dan membantu menenangkan sistem saraf.

Baca Juga :  Tips Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa, Penuhi Pola Makan

Naya menambahkan, selama puasa terjadi perubahan hormon seperti kortisol, insulin, serta regulasi neurotransmiter serotonin dan dopamin. Pola makan yang terjaga membantu menjaga stabilitas gula darah dan suasana hati. Sejumlah penelitian juga menunjukkan peningkatan brain-derived neurotrophic factor (BDNF) dalam kondisi puasa tertentu, meski respons biologis bersifat individual.

Ia menegaskan, puasa akan berdampak positif bagi kesehatan mental jika dijalani dengan kesadaran, didukung tidur cukup dan nutrisi seimbang. “Puasa bukan ajang menekan emosi, tetapi kesempatan melatih regulasi yang lebih adaptif,” tutupnya.

Namun, jika selama puasa seseorang mengalami serangan panik atau kecemasan berat, ia menyarankan memastikan keamanan fisik dan melakukan teknik grounding atau pernapasan diafragma untuk menenangkan sistem saraf secara bertahap.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisuda 114 Peserta Didik Tingkat SMP dan SMA, Al Mazaya Islamic School: Siswa Banyak Miliki Prestasi
Rencana Penerapan Sekolah Daring Dibatalkan
SDN Sungai Lulut 3 Memprihatinkan, Anggota DPRD Banjarmasin Tinjau Lokasi
Sanksi dan Pengembalian Dana LPDP Bagi Penerima Beasiswa
Surat Edaran Bersama Pembelajaran Anak Sekolah di Ramadan-Lebaran 2026
Tinggal Selangkah, Kejari Banjarmasin Siap Tetapkan Tersangka Kasus Sewa Server Disdik
Lawan Cyber Bullying Lewat Video Edukasi, Siswi SMK Negeri 3 Banjarmasin Raih Juara 2 Nasional PSY-EDUFEST 2026

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:26 WITA

Wisuda 114 Peserta Didik Tingkat SMP dan SMA, Al Mazaya Islamic School: Siswa Banyak Miliki Prestasi

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:45 WITA

Rencana Penerapan Sekolah Daring Dibatalkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:34 WITA

SDN Sungai Lulut 3 Memprihatinkan, Anggota DPRD Banjarmasin Tinjau Lokasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:29 WITA

Sanksi dan Pengembalian Dana LPDP Bagi Penerima Beasiswa

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:04 WITA

Puasa Bantu Redakan Kecemasan dan Latih Kontrol Diri

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights