BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi memberikan kepastian terkait kelangsungan ibadah haji 2026 di tengah memanasnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses ibadah haji akan tetap berjalan aman sesuai rencana.
Ketegangan militer di kawasan Teluk sempat memicu kekhawatiran global mengenai keselamatan jutaan jemaah yang akan menuju Tanah Suci. Namun, Riyadh menjamin bahwa otoritas keamanan dan penyelenggara haji telah melakukan antisipasi penuh untuk melindungi tamu Allah.
“Semua proses ibadah haji akan tetap berjalan sesuai rencana meskipun ada ketegangan di kawasan. Kami berkomitmen penuh menjaga stabilitas bagi para jemaah,” ujar Amodi di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Amodi juga memberikan penekanan khusus mengenai kondisi internal di dalam negeri Kerajaan saat ini. Ia memastikan bahwa seluruh wilayah kedaulatan Arab Saudi tetap dalam kondisi kondusif dan terkendali. “Arab Saudi aman, dan semua akan berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Kepastian ini muncul di tengah kecaman keras Saudi terhadap aksi militer Iran yang dinilai melakukan destabilisasi di Timur Tengah. Amodi mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa mayoritas rudal Iran sebenarnya tidak menyasar target utama mereka di Israel.
“Dari seluruh rudal Iran, hanya 15% yang mengarah ke Israel. Sisanya, 85% meluncur ke negara-negara Muslim tetangganya di kawasan,” imbuhnya.












