BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin salah satu penyumbang kasus anak putus sekolah. Dari 60.995 kasus anak putus sekolah di Kalimantan Selatan, 7.127 nya ada di Banjarmasin.
Meski terlihat tinggi, namun fakta di lapangan ternyata tidak demikian.
Menurut Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal, Yul Poliatma Rachmanu, bahwa sampai ini pihaknya masih melakukan verifikasi data anak putus sekolah tersebut dan baru ini sudah terverifikasi 2.093.
“Jumlahnya memang benar ada 7.127 kasus anak putus sekolah. Tapi, belum dikurangi dengan yang sudah kita verfikasi sejumlah 2.093, sehingga masih tersisa 5.034 lagi,” ucapnya.
Yul juga menyampaikan, sebenarnya data yang tercatat itu banyak yang belum diberbaharui, sesuai dengan hasil verifikasi.
Sehingga terjadi penumpukan dari tahun ke tahun yang sebenarnya sang anak sudah bersekolah lagi di luar daerah maupun menempuh pendidikan di pesantren, kemudian alasan lainnya.
“Oleh sebab itu, akurasi jumlah anak putus sekolah itu nantinya tergantung hasil dari verifikasi di lapangan. Dan sekarang ini semua Ketua RT di Banjarmasin sudah kita kumpulkan karena dari mereka yang mengetahui informasi anak yang putus sekolah,” katanya.
Yul menarget tahun ini pihaknya memverifikasi seribu data anak putus sekolah. Dan sekarang ini sedang berjalan ke setiap RT-RT.
Ia berharap data real yang ditemukan di lapangan nanti bisa disesuaikan, karena informasi putus sekolah itu sebenarnya tak sebesar yang sekarang terpublis.
“Kita terus bergerak mensosialisasikan dan verifikasi ke masyarakat dan dapat menekan angka putus sekolah,” ujarnya.
Penulis : Hamdani














