RSUD Ulin Banjarmasin Kembangkan Operasi Implan Koklea

RSUD Ulin Banjarmasin Kembangkan Operasi Implan Koklea

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Ulin Banjarmasin Kembangkan Operasi Implan Koklea

RSUD Ulin Banjarmasin Kembangkan Operasi Implan Koklea

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin mengembangkan operasi pemasangan implan koklea bagi pasien gangguan pendengaran.

Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini berkolaborasi dengan salah satu mitra PT Nobel guna mengembangkan tindakan operasi pemasangan implan koklea.

‘’ RSUD Ulin Banjarmasin Kalsel telah melakukan operasi pemasangan implan koklea pertama kali bagi pasien gangguan THT di Kalimantan. Dengan pengembangan layanan ini kita berharap masyarakat dapat terlayani dengan baik ketika ingin melakukan operasi telinga,” kata Pelaksana Tugas Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Kalsel Agung Ary Wibowo di Banjarmasin, Minggu (27/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi dengan PT Nobel ini, imbuh dia, erupakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dokter THT mengenai teknik operasi pemasangan implan koklea.

Baca Juga :  Generasi Happy dari Tri Hadir di Banjarmasin Ajak Ribuan Gen Z Tunjukkan Kreativitas dan Potensi di Dunia Digital

“Pasien yang menjalani operasi berjumlah empat orang, dan rencananya kegiatan ini akan terus dilaksanakan pada masa mendatang,” ujar Agung.

Perwakilan dari RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta Harim Priyono menjelaskan, operasi implan koklea dilakukan bagi pasien yang mengalami gangguan pendengaran sangat berat dan telah mencoba alat bantu dengar konvensional tanpa hasil yang memadai.

“Jika seseorang tidak mendapatkan manfaat dari alat bantu dengar dan tidak dapat mencapai persepsi wicara yang diharapkan, maka metode selanjutnya melaksanakan operasi implan koklea,” terangnya.

Harim menjelaskan, alat tersebut berfungsi sebagai sensor suara yang menghasilkan listrik di dalam rumah siput bagi pasien gangguan pendengaran.

Baca Juga :  Ajukan Pemblokiran 1.453 Situs Judi Online ke Komdigi, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka

‘’Pelaksanaan operasi implan koklea memerlukan proses khusus dan berlangsung hampir sama dengan operasi telinga pada umumnya,’’ ujarnya.

Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 90 menit dengan empat pasien yang akan menjalani prosedur tersebut. Harim menambahkan, perawatan implan meliputi bagian dalam yang dipasangkan ke tubuh pasien dan bagian luar yang dirawat seperti alat bantu dengar konvensional.

Setelah operasi, perawatan pascaoperasi akan dilakukan, termasuk pelepasan perban dan perawatan luka dalam waktu lima hingga tujuh hari.

“Dengan kegiatan ini, RSUD Ulin Kalsel dan PT Nobel berharap dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat dan memberikan solusi bagi mereka yang mengalami masalah pendengaran,” demikian Harim

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Hukum KAI Kalsel Dorong Transparansi Dana Hibah dan Reformasi Anggaran
Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel
Diduga Stres, Paman Tebas Keponakan dengan Parang, Bocah 5 Tahun Tewas dan Dua Warga Terluka
Sertifikat Lahan Jalan Aneka Tambang Belum Dieksekusi, Warga Datangi Ombudsman Kalsel
FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan
Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota
Peluncuran MBG di Pulau Laut Sigam, Pemkab Kotabaru Dorong Pemenuhan Gizi dan Penguatan Generasi Sehat
Polda Kalsel Gembleng 100 Driver SKPD Pemprov Lewat Pelatihan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:20 WITA

Forum Hukum KAI Kalsel Dorong Transparansi Dana Hibah dan Reformasi Anggaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:22 WITA

Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WITA

Diduga Stres, Paman Tebas Keponakan dengan Parang, Bocah 5 Tahun Tewas dan Dua Warga Terluka

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sertifikat Lahan Jalan Aneka Tambang Belum Dieksekusi, Warga Datangi Ombudsman Kalsel

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:49 WITA

FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan

Berita Terbaru

Fase Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Serambi

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Verified by MonsterInsights