Sadis! Pedagang Pasar di Tanjung Dibunuh Karyawan karena Sakit Hati

Sadis! Pedagang Pasar di Tanjung Dibunuh Karyawan karena Sakit Hati

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delapan jam setelah kejadian,pelaku berhasil diringkus tim gabungan Polres Tabalong (Foto Instagram Humas Polres Tabalong/Bomindonesia)

Delapan jam setelah kejadian,pelaku berhasil diringkus tim gabungan Polres Tabalong (Foto Instagram Humas Polres Tabalong/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN — Aktivitas warga dan pedagang Pasar Tanjung Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) digegerkan dengan kejadian tragis pada Kamis (16/1/2025) siang.

Seorang pedagang perempuan berusia 43 tahun, HL, ditemukan terkapar bersimbah darah dengan sejumlah luka akibat senjata tajam (sajam) di toko miliknya. Korban yang berjualan ayam, buah, dan jus di pasar tersebut segera dilarikan ke RSUD H Badaruddin Kasim.

Namun, meskipun telah mendapatkan perawatan, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa ini dengan cepat menyebar melalui media sosial.

Pihak kepolisian dari Polres Tabalong langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan sekaligus memburu pelaku. Berdasarkan informasi terduga pelaku berinisial H (30), yang diduga merupakan karyawan korban

H, berasal dari Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong melarikan diri setelah melakukan penganiayaan tersebut. Gerak cepat aparat kepolisian menuai hasil.

Berselang beberapa jam setelah kejadian, pelaku yang menyebabkan tewasnya seorang perempuan pedagang ayam dan buah di Pasar Tanjung, Kabupaten Tabalong, akhirnya bisa dibekuk.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Tabalong, AKP Danang Eko Prasetyo berhasil menangkap pelaku penganiayaan ini dalam waktu kurang dari delapan jam setelah kejadian.

Pelaku yang kini telah diamankan, MHI alias H (30) merupakan karyawan korban.”Kami langsung mengambil langkah strategis untuk melacak keberadaan pelaku. Dalam hitungan jam, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan,” ungkap Kasatreskrim, AKP Danang Eko Prasetyo.

Baca Juga :  Hasil Musda XVI, Ini Ketua dan Sekretaris BPD HIPMI Kalsel Terpilih Periode 2024-2029

Dengan memanfaatkan informasi dari masyarakat dan penyelidikan cepat di lapangan, tim gabungan berhasil menemukan lokasi persembunyian pelaku di Jalan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak.

Di lokasi yang berada di belakang bangunan sarang walet warga, penangkapan dilakukan petugas gabungan, pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 20.30 Wit”Ini adalah hasil kerja keras tim dan dukungan masyarakat. Kami selalu mengutamakan kecepatan agar pelaku segera diamankan dan tidak berpotensi melarikan diri,” tambah AKP Danang.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasihumas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, Jumat (17/11/2025) pagi, mengapresiasi keberhasilan tim dalam menangkap pelaku dengan cepat.

Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan dedikasi tinggi dan respons cepat jajaran Polres Tabalong dalam menjaga keamanan masyarakat. “Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan ditangani secara serius dan profesional,” tegasnya.

Kapolres juga menegaskan, pengungkapan ini bukti komitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjadi wujud nyata Polres Tabalong tidak akan mentolerir tindak pidana apapun.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku, MHI alias H, mengaku melarikan diri usai melakukan penganiayaan terhadap korban karena merasa takut. Penyebab pelaku melakukan perbuatannya diakui bermula dari upah angkut buah yang belum dibayarkan korban kepada pelaku di hari kejadian.

Baca Juga :  Mengenal Delta Force dan Pasukan Elit Amerika Serikat yang Terlibat Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro

Sakit Hati Sering Dimarahi

Selain itu pelaku juga menyampaikan telah menumpuknya kekesalan dan merasa sakit hati karena sering dimarahi oleh korban. Sementara itu, menurut keterangan saksi AM, dirinya melihat korban sudah dalam keadaan terjatuh di lantai dengan bersimbah darah.

Bahkan saksi ternyata juga sempat berupaya melerai penganiayaan tersebut dan kemudian pelaku H diketahui langsung melarikan diri. Ditambahkan Joko, korban setelah ditemukan kemudian sempat dilarikan ke RSUD H Badarudin Kasim, namun dinyatakan sudah meninggal dunia.

Berdasarkan pemeriksaan pihak medis korban datang dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan alami beberapa mata luka. Pada lengan atas kiri bagian luar terdapat luka robek dengan tepi luar sepanjang 5 cm dasar luka lemak, lengan atas kiri sampai ke siku luka robek dengan tepi luar ukuran panjang 21 cm dasar luka lemak.

Kemudian punggung sebelah kiri luka robek dengan tepi luar ukuran panjang kurang lebih 6 cm, perut atas sebelah kiri luka robek kurang lebih 3 cm dan kaki kiri di bawah lutut luka robek ukuran kurang lebih 2 cm.

Terkait peristiwa ini, lanjutnya, pihak keluarga Korban tidak bersedia untuk dilakukan tindakan medis autopsi dan dan bersedia membuat surat pernyataan penolakan autopsi.”Barang bukti yang diamankan berupa sebilah pisau bergagang kayu warna coklat,” katanya.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Dirangkum berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito
Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum
Kebakaran Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Pasir Mas, Pemadaman Terkendala Akses Lokasi
Nelayan Terjatuh saat Melaut dari KM Putra di Muara Kintap, Tim SAR Sisir Laut hingga 70 Mil
Gelombang Aksi Mahasiswa Kalsel di DPRD, Desak Penuntasan Kasus dan Evaluasi Program MBG
Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:44 WITA

Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:14 WITA

Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:40 WITA

Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WITA

Kebakaran Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Pasir Mas, Pemadaman Terkendala Akses Lokasi

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights