Segmen KPR Miliki Pertumbuhan Positif

Segmen KPR Miliki Pertumbuhan Positif

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Terus Bertambah (foto:bomindonesia)

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Terus Bertambah (foto:bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR)  menjadi segmen yang memiliki tren yang pertumbuhannya positif dibandingkan dengan segmen kredit bank lainnya.

Kontan telah merangkum bank dengan nilai penyaluran pembiayaan KPR terbesar di Indonesia berdasarkan laporan keuangan bank di sembilan bulan pertama 2024.

Di posisi pertama ada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank ini mencatatkan realisasi penyaluran pembiayaan KPR mencapai Rp 130,4 triliun atau tumbuh 10,7% secara tahunan atau year on year (YoY) per September 2024.

Di posisi kedua ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan realisasi pembiayaan KPR mencapai Rp 63,8 triliun, meningkat 12,92% yoy pada kuartal III-2024 dari Rp 56,5 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berada diposisi ketiga dengan realisasi penyaluran pembiayaan KPR mencapai Rp 62,1 triliun, meningkat 16,29% yoy hingga  September 2024, dari Rp 53,4 triliun di September 2023.

Di posisi ke empat ada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan realisasi penyaluran pembiayaan KPR mencapai Rp 56,5 triliun, atau tumbuh 12,55% yoy per September 2024.

Baca Juga :  Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Percepat Interaksi dengan Pelanggan

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) masuk di posisi kelima bank terbesar yang menyalurkan pembiayaan KPR dengan capaian Rp 55,51 triliun atau tumbuh 8,40% yoy hingga September 2024. Di posisi keenam ada CIMB Niaga yang mencatatkan penyaluran pembiayaan KPR mencapai Rp 42,45 triliun, angka ini susut tipis 0,6% yoy.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
BRI Banjarmasin Samudera dan PT SANY Banjarmasin Perkuat Sinergi Melalui Sosialisasi Layanan dan Produk Perbankan
Mandat 132 JPT, Customer Pelayaran Tolak Biaya Tambahan Lini 2
Pertamax Green Melonjak 31 Persen, Benarkah Bioetanol Solusi Ketahanan Energi?

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:32 WITA

Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:22 WITA

Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights