BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Bertema ‘Meningkatkan Peran ALFI/ILFA Kalimantan Selatan dalam Sektor Logistik di Wilayah Kalimantan, sebagai Pintu Gerbang Logistik Penyangga IKN’, Muswil ini dihadiri oleh para mitra kerja, insan maritim, asosiasi logistik serta para pelaku Jasa Pengurus Transportasi (JPT) di lingkungan pelabuhan.
Musyawarah Wilayah (Muswil) IV DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics & Forwarders Association (ALFI/ILFA) Kalimantan Selatan (Kalsel) berlangsung lancar di Hotel Kindai Best Western, Banjarmasin.
Ketua DPW ALFI/ILFA Kalsel, Saut Nathan Samosir menyebutkan, Muswil IV forum memilih ketua dan pengurus baru periode 2024-2029 ke depan. “Hari ini kami pengurus lama akan demisioner. Jadi Muswil ini menjadi budaya kita melalui musyawarah untuk mencari yang terbaik dari kader-kader kita di pengurus ALFI selama ini maupun para anggota JPT yang bisa untuk membangun asosiasi ini lima tahun ke depan,” ujar anggota DPRD Kota Banjarmasin ini.
Menurutnya, dalam Muswil ini ada 5 formatur yang akan mendaftar. Karena pemilihan di ALFI ini melalui formatur, bukan pemilihan langsung. “5 formatur akan dipilih anggota JPT. Lalu, setelah dipilih akan dibentuk kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan,” tambah owner PT Lintas Jawa Group ini.
Ia mengakui, menjadi program ALFI/ILFA dalam beberapa tahun terakhir adalah tentang ketersediaan bahan bakar minyak, terutama solar yang selalu tidak mencukupi bagi angkutan logistik di Kalsel. “Memang ada solusi dari pemerintah daerah termasuk disediakannya beberapa SPBU bagi anggota kita dan asosiasi yang lain untuk mengisi solar khusus angkutan logistik,” jelasnya.
“Meski sudah difasilitasi, namun belum mencukupi. Dan ini yang jadi harapan kita ke pemerintah, agar ke depan bisa lebih diperhatikan kebutuhan solar dari pada truk-truk logistik yang ada di Pelabuhan Trisakti,” bebernya.
Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menjadi urat nadi perekonomian di Banjarmasin khususnya, dan Kalsel pada umumnya. Bahkan hingga ke wilayah Kalteng dan Kaltim. “Banjarmasin menjadi pusat regional logistik Kalimantan. Nah, Pelabuhan Trisakti inilah yang menyokong pendistribusian logistik, baik Kalsel, Kalteng, maupun Kaltim. Jadi, peran pemerintah sangat diperlukan, baik ketersediaan BBM maupun infrastrukturnya untuk mempermudah distribusi logistik di Kalimantan,” paparnya.
Editor : Afdiannoor












