Tradisi Kuliner dan Solidaritas di Iran

Tradisi Kuliner dan Solidaritas di Iran

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga berbelanja jajanan khas Iran saat Ramadan

Keluarga berbelanja jajanan khas Iran saat Ramadan

BOMINDONESIA.COM, TEHERAN – Bulan suci Ramadan di Iran lebih dari sekadar waktu untuk berpuasa dari fajar hingga senja; tapi juga merupakan momen yang menguatkan tradisi budaya dan solidaritas sosial yang telah ada selama berabad-abad.

Umat Muslim di seluruh negeri melaksanakan ritual puasa dengan sahur sebelum adzan Subuh dan berbuka (iftar) setelah adzan Maghrib, di mana keluarga dan tetangga berkumpul untuk berbagi makanan serta berdoa bersama.

Masjid-masjid di kota besar seperti Teheran, Mashhad, dan Qom menjadi pusat aktivitas ibadah di malam hari, termasuk tarawih dan bacaan Al-Qur’an, yang semakin memperkuat aspek spiritual dari bulan suci ini. Di samping itu, komunitas-komunitas tertentu mengadakan pembacaan bersama setiap juz Al-Qur’an dan malam doa menjelang Laylat al-Qadr, yang dianggap sebagai malam paling mulia dalam kalender Ramadan.

Selain itu, tradisi kuliner juga memiliki peranan yang signifikan. Hidangan khas seperti sholezard, puding beras dengan saffron dan air mawar yang manis, serta kue reshteh khoshkar dari Provinsi Gilan, menjadi makanan populer saat berbuka puasa. Tak ketinggalan, hidangan lain seperti sop tradisional, daging panggang, dan kurma hampir selalu ada di meja iftar.

Baca Juga :  Perlu Waspada Modus Keberangkatan Haji Ilegal

Ramadan di Iran juga ditandai dengan semangat berbagi dan solidaritas. Banyak keluarga dan organisasi amal menyiapkan nazri, makanan yang dibagikan kepada fakir miskin menjelang iftar, serta menggalang sumbangan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Perayaan ini mencapai puncaknya dengan salat Eid al-Fitr (Salat Idul Fitri), yang menandai berakhirnya Ramadan dengan doa berjamaah dan perayaan bersama keluarga.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Region 14 Banjarmasin Dukung FWE Backpacker Goes to Surabaya, Perkuat Literasi Ekonomi dan Jejaring Jurnalis
BRI Banjarmasin Samudera Perkuat Sinergi dengan Trakindo Banjarmasin melalui Tindak Lanjut Kerja Sama Strategis
Kupas Tuntas Praktik Peradilan Pidana, Bujino A. Salan Luncurkan Buku Referensi Berbasis KUHP Baru
Diskusi Sejarah: Islamisasi Kalimantan Selatan dan Kekerabatan Kesultanan Banjar dengan Walisongo ‘Keakraban NA’AT Banjar Bakula’
Masjid Al Jihad Banjarmasin Targetkan 100 Ekor Hewan Kurban di Iduladha 1447 Hijriah
Di Tengah Gempuran Teknologi, Mainan Kayu Desa Panggung Tetap jadi Buruan Pelintas
Coretax Mobile/M-Pajak Khusus Pelaporan SPT Tahunan Nihil
Biji Durian dan Kulitnya Sangat Bermanfaat, Coba Rasakan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 07:09 WITA

BRI Region 14 Banjarmasin Dukung FWE Backpacker Goes to Surabaya, Perkuat Literasi Ekonomi dan Jejaring Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:30 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Perkuat Sinergi dengan Trakindo Banjarmasin melalui Tindak Lanjut Kerja Sama Strategis

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:37 WITA

Kupas Tuntas Praktik Peradilan Pidana, Bujino A. Salan Luncurkan Buku Referensi Berbasis KUHP Baru

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:48 WITA

Diskusi Sejarah: Islamisasi Kalimantan Selatan dan Kekerabatan Kesultanan Banjar dengan Walisongo ‘Keakraban NA’AT Banjar Bakula’

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:11 WITA

Masjid Al Jihad Banjarmasin Targetkan 100 Ekor Hewan Kurban di Iduladha 1447 Hijriah

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights