Akhirnya Muhammadun Berkomentar, Dia Mengaku Salah dan Meminta Maaf

Akhirnya Muhammadun Berkomentar, Dia Mengaku Salah dan Meminta Maaf

- Redaksi

Rabu, 11 September 2024 - 13:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan dan Acara di Sebuah Ruangan (foto:istimewa)

Kegiatan dan Acara di Sebuah Ruangan (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Setelah viral, Muhammadun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sempat menghilang akhirnya mau berkomentar dan mengakui kesalahannya yang merokok.

Melansir dari Kompas Tv, Madun sapaan akrab Muhammadun ini pun menyampaikan dengan gamblang perihal dirinya merokok dan terkait tudingan yang mengusir guru Amalia.

“Benar dia aku berokok, tapi yang diusir tidak benar, dia yang memarahiku, dia yang membullyku, aku harus mengakui aku ini salah,” kata Madun yang sedang mengenakan peci dan pakaian dinas ASN di ruangannya.

Baca Juga :  Berjibaku Bersihkan Sungai Bali, Warga Banjarmasin Barat Diminta Peduli Sungai

Madun, meminta maaf dan menjelaskan bahwa tindakannya itu tidak bertujuan untuk mengusir seorang guru, melainkan hanya memperbolehkan keluar dengan nada sopan.

Kemudian, hal dirinya menggunakan sendal jepit saat acara tersebut itu pun dijelaskannya bahwa dirinya memiliki penyakit yang memaksanya hanya memakai sendal.

Baca Juga :  ASN Diajak Gunakan Alat Pembayaran Elektronik

Bahkan, jelasnya, memakai sendal itu sudah dilakoninya delapan tahun terakhir. “Aku memang harus pakai sendal, silakan cek,” tuturnya.

Terkait berita video viral yang kemudian ibu Amelia dirumahkan itu. Madun pun mengaku tidak ada kaitan dengan dirinya, itu kebijakan sekolah dimana Amalia mengajar.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Olahraga Tradisional Sukses Digelar, Kormi Apresiasi Dukungan Pemkab Kotabaru
Monitoring SPBU, Disperdagin Terima Keluhan Sopir Soal Jatah Solar
Tak Ada Kasus Hantavirus di Banjarmasin, Kuncinya Kebersihan
Sopir Ngeluh, Mau Ngantri di SPBU Dipalak Bayar 100 ribu dulu
Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka
Tak Satupun SPBU di Banjarmasin Mengaku Melayani Pelangsir
SMSI Kalsel dan FISIP ULM Bahas Fenomena Homeless Media dan Ancaman Profesi Jurnalis
Jika Konsisten, PAD Banjarmasin Bisa Tercapai Rp 1 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:58 WITA

Monitoring SPBU, Disperdagin Terima Keluhan Sopir Soal Jatah Solar

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:55 WITA

Tak Ada Kasus Hantavirus di Banjarmasin, Kuncinya Kebersihan

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:46 WITA

Sopir Ngeluh, Mau Ngantri di SPBU Dipalak Bayar 100 ribu dulu

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WITA

Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:39 WITA

Tak Satupun SPBU di Banjarmasin Mengaku Melayani Pelangsir

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights