BOMINDONESIA.COM, MALANG –Band Bentoel merupakan grup musik legendaris asal Malang yang eksis pada periode 1971–1973. Nama band ini diambil dari sponsor utama mereka, Bentoel, sebuah perusahaan rokok ternama saat itu. Mengusung semangat eksplorasi musik, Band Bentoel dikenal dengan kemampuannya membawakan berbagai genre, mulai dari pop hingga hard rock, yang kala itu mulai digemari kalangan muda.
Formasi Personel Band Bentoel:
Ian Antono – Gitar (sebelumnya bermain drum sebelum beralih ke gitar dan memperlihatkan kepiawaiannya yang ikonik)
Teddy Sujaya – Drum (kemudian dikenal sebagai salah satu drummer terbaik di Indonesia)
Wanto – Flute (menambah warna musik melalui nuansa klasik dan progresif)
Bambang MG – Bass (mengisi ritme dengan alunan yang kokoh dan dinamis)
Mickey Michael Merekelbach – Vokal (suara khas yang menjadi identitas band)
Yanto – Keyboard (membawa sentuhan melodi dan harmoni yang memperkuat karakter lagu-lagu mereka)
Band Bentoel tidak hanya membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri, tetapi juga kerap mengadaptasi musik-musik Barat yang sedang populer saat itu, seperti Deep Purple, Led Zeppelin, dan Uriah Heep. Penampilan mereka di berbagai panggung konser di Malang dan sekitarnya selalu berhasil menarik perhatian ribuan penonton, menegaskan posisi Malang sebagai pusat perkembangan musik rock di Indonesia.
Eksperimen mereka dalam meramu berbagai genre menjadikan Band Bentoel pelopor dalam memperkenalkan musik rock yang lebih kompleks dan teknikal kepada khalayak lokal. Penggunaan flute oleh Wanto, misalnya, menambah elemen progresif yang jarang ditemukan dalam band rock Indonesia kala itu.
Beberapa personel Band Bentoel melanjutkan karier musik mereka dengan sukses di masa mendatang. Ian Antono dan Teddy misalnya, kemudian dikenal sebagai gitaris dan drummer band God Bless, salah satu grup rock paling legendaris di Indonesia.
Teddy Sujaya kemudian juga melanjutkan karier gemilangnya di dunia musik, menjadikannya drummer yang dihormati di industri. Setelah sakit posisi nya di tukang gebuk drum di God Bless digantikan Fajar Satritama (Edane)
Meskipun Band Bentoel hanya aktif selama dua tahun, pengaruhnya terhadap perkembangan musik rock di Indonesia tetap terasa hingga kini. Mereka menjadi simbol kreativitas dan keberanian untuk mengeksplorasi berbagai gaya musik, membuka jalan bagi musisi-musisi muda untuk bereksperimen dan berkarya.
Penulis : Mercurius
Editor : Mercurius
Sumber Berita: Dirangkum berbagai sumber












