BAND BENTOEL (1971–1973): Eksplorasi Musik dari Pop hingga Hard Rock – bomindonesia.com

BAND BENTOEL (1971–1973): Eksplorasi Musik dari Pop hingga Hard Rock

- Redaksi

Selasa, 7 Januari 2025 - 02:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAND BENTOEL (1971–1973): Eksplorasi Musik dari Pop hingga Hard Rock

BAND BENTOEL (1971–1973): Eksplorasi Musik dari Pop hingga Hard Rock (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, MALANG –Band Bentoel merupakan grup musik legendaris asal Malang yang eksis pada periode 1971–1973. Nama band ini diambil dari sponsor utama mereka, Bentoel, sebuah perusahaan rokok ternama saat itu. Mengusung semangat eksplorasi musik, Band Bentoel dikenal dengan kemampuannya membawakan berbagai genre, mulai dari pop hingga hard rock, yang kala itu mulai digemari kalangan muda.

Formasi Personel Band Bentoel:

Ian Antono – Gitar (sebelumnya bermain drum sebelum beralih ke gitar dan memperlihatkan kepiawaiannya yang ikonik)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teddy Sujaya – Drum (kemudian dikenal sebagai salah satu drummer terbaik di Indonesia)

Wanto – Flute (menambah warna musik melalui nuansa klasik dan progresif)

Bambang MG – Bass (mengisi ritme dengan alunan yang kokoh dan dinamis)

Mickey Michael Merekelbach – Vokal (suara khas yang menjadi identitas band)

Yanto – Keyboard (membawa sentuhan melodi dan harmoni yang memperkuat karakter lagu-lagu mereka)

Perjalanan Musik dan Warisan

Band Bentoel tidak hanya membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri, tetapi juga kerap mengadaptasi musik-musik Barat yang sedang populer saat itu, seperti Deep Purple, Led Zeppelin, dan Uriah Heep. Penampilan mereka di berbagai panggung konser di Malang dan sekitarnya selalu berhasil menarik perhatian ribuan penonton, menegaskan posisi Malang sebagai pusat perkembangan musik rock di Indonesia.

Eksperimen mereka dalam meramu berbagai genre menjadikan Band Bentoel pelopor dalam memperkenalkan musik rock yang lebih kompleks dan teknikal kepada khalayak lokal. Penggunaan flute oleh Wanto, misalnya, menambah elemen progresif yang jarang ditemukan dalam band rock Indonesia kala itu.

Pengaruh dan Jejak Karier

Beberapa personel Band Bentoel melanjutkan karier musik mereka dengan sukses di masa mendatang. Ian Antono dan Teddy misalnya, kemudian dikenal sebagai gitaris dan drummer band God Bless, salah satu grup rock paling legendaris di Indonesia.

Teddy Sujaya kemudian juga melanjutkan karier gemilangnya di dunia musik, menjadikannya drummer yang dihormati di industri. Setelah sakit posisi nya di tukang gebuk drum di God Bless digantikan Fajar Satritama (Edane)

Meskipun Band Bentoel hanya aktif selama dua tahun, pengaruhnya terhadap perkembangan musik rock di Indonesia tetap terasa hingga kini. Mereka menjadi simbol kreativitas dan keberanian untuk mengeksplorasi berbagai gaya musik, membuka jalan bagi musisi-musisi muda untuk bereksperimen dan berkarya.

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Dirangkum berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cerita Lama di Buku Sintong Panjaitan: Saat Prabowo Menduga Ruangannya Disadap dan Hendak Menculik LB Moerdani
Jika Ingat 9 Tokoh TVRI Ini, Fix Umurmu di Atas 50 Tahun!
Hartono Rekso Dharsono, Loyalis Soeharto yang Berakhir di Penjara Orde Baru
Arsip Aktuil: Emilia Contessa Pernah Terseret Sengketa Hak Cipta Lagu “Kehancuran”
Ketika Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung
Antusias Haul Wali Pacah Ampat Kotabaru dan Cerita Tubuh Wali yang Terbagi Empat
Aksi Dadakan Joey Jordison Selamatkan Penampilan Metallica di Download Festival 2004
Ketika Perompak Somalia Salah Pilih Lawan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:08 WITA

Cerita Lama di Buku Sintong Panjaitan: Saat Prabowo Menduga Ruangannya Disadap dan Hendak Menculik LB Moerdani

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WITA

Jika Ingat 9 Tokoh TVRI Ini, Fix Umurmu di Atas 50 Tahun!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:16 WITA

Hartono Rekso Dharsono, Loyalis Soeharto yang Berakhir di Penjara Orde Baru

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:38 WITA

Arsip Aktuil: Emilia Contessa Pernah Terseret Sengketa Hak Cipta Lagu “Kehancuran”

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:02 WITA

Ketika Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung

Berita Terbaru

Dorong Taat Pajak Daerah, Banjarmasin Mutakhirkan Data untuk Optimalkan PAD

Banjarmasin Bungas

Dorong Taat Pajak Daerah, Banjarmasin Mutakhirkan Data untuk Optimalkan PAD

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:56 WITA

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

Halo Indonesia

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:32 WITA

Verified by MonsterInsights