BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam membangun ekosistem keuangan syariah nasional.
Bank syariah terbesar di Tanah Air ini meraih penghargaan sebagai Mitra Strategis Badan Wakaf Indonesia (BWI) Tahun 2025, atas kontribusinya dalam mengembangkan wakaf uang dan wakaf produktif secara inovatif.
SVP Islamic Ecosystem Solution BSI, Muhammad Syukron Habiby, menyebutkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang besar bagi BSI untuk terus menjadi pelopor solusi keuangan syariah yang berdampak sosial luas.
“BSI berkomitmen memperkuat sinergi bersama BWI agar wakaf menjadi pilar penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Habiby.
Dalam periode Januari–Juli 2025, BSI telah menghimpun wakaf senilai Rp24,88 miliar, termasuk Rp2,4 miliar melalui e-channel, yang naik 100% dari periode sama tahun sebelumnya.
Sejak diluncurkan pada 2023, BSI Deposito Wakaf juga mencatat penghimpunan hingga Rp54 miliar.
Dua instrumen unggulan BSI untuk pengelolaan wakaf uang temporer adalah:
BSI Deposito Wakaf
Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS)
Keduanya menjadi solusi keuangan syariah yang aktif dimanfaatkan dalam pembangunan sosial berbasis wakaf.
Tak hanya dalam penghimpunan dana, BSI juga aktif dalam program Wakaf Catin (Calon Pengantin), untuk menanamkan kesadaran wakaf kepada pasangan muda.
Di sisi lain, BSI dan BWI juga terlibat dalam kolaborasi program Kota Wakaf dari Kementerian Agama RI, yang mendorong pengelolaan aset wakaf berbasis kota untuk fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“BSI meyakini wakaf adalah instrumen keuangan sosial yang mampu mendorong pemerataan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” tambah Habiby.
Penghargaan Mitra Strategis BWI ini diserahkan langsung oleh Ketua BWI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, dalam Rakornas BWI 2025 yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta.
Penulis*/Editor: Mercurius














