Destinasi Wisata Religi Kalsel Berbasis Makam yang Ramai Pengunjung

Destinasi Wisata Religi Kalsel Berbasis Makam yang Ramai Pengunjung

- Redaksi

Senin, 10 Februari 2025 - 18:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan peneliti ke salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Batola (Makam Datu Abdussamad) (foto:istimewa/bomindonesia)

Kunjungan peneliti ke salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Batola (Makam Datu Abdussamad) (foto:istimewa/bomindonesia)

Oleh : Hartiningsih dan Arief Anwar

BOMINDONESIA.COM – Aktivitas ziarah makam (kubur)  merupakan warisan budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun sejak beberapa abad yang lalu.

Kegiatan ziarah makam/kubur sendiri  dalam pengertian mengunjungi  makam, baik  orang tua, nenek/kakek dan sanak saudara lainnya, teman,  mengunjungi para tokoh ulama, seperti Syekh, Habib, Guru, Kiyai, Sultan, Datu dan  lain sebagainya. Disisi   lain, Ziarah merupakan  panggilan agama untuk meningkatkan pada dua hal : kehidupan orang yang di ziarahi, dan akibat dari perbuatan yang dilakukan dikemudian hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada masa sekarang ini, ziarah makam/kubur yang dilakukan masyarakat nampaknya terus meningkat.  Keberadaan yang demikian ini mengindikasikan bahwa ziarah makam bukan hanya sebagai tradisi atau kebiasaan masyarakat, akan tetapi sudah berkembang menjadi trend wisata dengan jumlah kujungan  wisata terbesar.  Realitas seperti ini pula  menjadikan kunjungan ziarah makam dikembangkan sebagai  wisata religi.

Kalimantan Selatan yang dikenal memiliki  sejumlah makam para wali, dengan demikian wajar jika provinsi tersebut  menjadi salah satu objek  destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi masyarakat. Wisatawan yang mengunjungi makam para wali Allah (Syekh, Habib, Guru, Kiyai, Datu) di Kalimantan Selatan pun  bukan saja berasal dari kabupaten kota Kalimantan Selatan, melainkan berasal dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, Pulau Jawa, Sumatera, bahkan dari manca negara seperti dari Singapura, Malaysia serta  dari Timur Tengah.

Disisi lain,  perjalanan wisata yang mereka lakukan sebagian besar tidak hanya perorangan atau kelompok keluarga, melainkan perjalanan dilakukan oleh kelompok atau rombongan dalam jumlah cukup besar. Kemudian perjalanan itu  dilakukan keberbagai makam dengan waktu lebih dari  dua sampai tiga hari.  Berdasarkan fenomena yang sering terjadi bahwa kegiatan wisata religi yang banyak dilakukan menjelang Ramadhan dan setelah lebaran baik Idul Fitri maupun Idul Adha serta liburan   anak sekolah.

Diketahui bersama,  terdapat beberapa tempat/makam yang sering menjadi destinasi wisata religi bagi para pengunjung   di Kota Banjarmasin misalnya adalah Kubah Basirih atau makam keramat Habin  Hamid bin Abbas Bahasyim atau lebih familiar dengan sebutan Habib Basirih. Selain itu, Makam Sultan Suriansyah yang merupakan raja pertama kesultanan Banjar dan Masjid Kesultanan.

Baca Juga :  Fauzan Ramon Kenang Amir Hamzah: Sahabat Seperjuangan yang Ramah dan Beretika

Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Tempat destinasi wisata religi yang juga ramai pengujung adalah Makam KH. Ahmad   Zuhdiannoor atau Abah Mufti, seorang ulama dari  Surgi Mufti.

Kemudian Syekh Mufti  Haji Muhammad Amin Al Banjari atau lebih dikenal dengan Datu Amin Benua Anyar.  Kota Banjarbaru pun memiliki destinasi wisata religi yang juga ramai pengunjung yakni Makam Syarifah Nur Maya.

Kabupaten Banjar,  destinasi wisata religi yang tidak pernah sepi pengunjung  terdiri dari  Makam Syekh Muhamammad Arsyad Al Banjari atau dikenal dengan sebutan Datu Kelampayan, kemudian Makam  KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau lebih familiar dengan sebutan  Abag Guru Sekumpul, beliau merupakan turunan ke delapan  Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Selanjutnya tempat ibadah yakni Masjid  Agung Al Karomah Martapura masjid tersebut  merupakan kebanggan warga setempat dan menjadi masjid  unik,  yang mana tiang guru selelu digantungi kembang barenting.

Kabupaten Tanah Laut, terdapat destinasi wisata religi yang juga ramai pengujung yakni Makam  Sultan Hamidiansyah atau lebih dikenal dengan sebutan  Makam Datu Pamulutan di Pulau Datu wilayah Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan Kab Tanah Laut.

Selain itu, terdapat pula Makam  Datu Ahmad di Desa Lok Batu Kelurahan Karang Taruna Kecamatan Pelaihari.

Di Kabupaten Tanah Bumbu. Sejumlah makam yang banyak dikunjungi wisatawan antara lain makam Al Habib Musyaffa Ahmad Al Idrus, Makam Mufti Syekh H.M As’ad dan Makam ibu Syarifah Aminah binti Al Habib Salim Assegaf.

Di Kabupaten Kota Baru, terdapat beberapa makam di Kabupaten Kotabaru yang sering  dikunjungi wisatawan antara lain Makam KH Sulaiman Nain, Habib Thahir, Habib Umar dan Habib Alwi.

Kabupaten Tapin, beberapa  destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi wisatawan antara lain : Makam Datu Sanggul atau Syekh Muhammad Abussamad yang berada di Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan. Makam Datu Nuraya di Kecamatan Tatakan dan Makam Datu Qabul di Desa Baulin Margasari Kecamatan Candi Laras Selatan.

Baca Juga :  Jurnalisme Berjiwa Pancasila: Menjaga Nalar Publik di Era Informasi

Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, sejumlah destinasi wisata religi yang cukup ramai dikunungi wisatawan antara lain : Makam Syekh Ahmad (Datu Balimau) di Kecamatan Kalumpang, Makam KH. Abdul Qadir Noor ( Datu Janggut)  dan Guru Kapa tau KH. Muhammad Ridwan Baseri . mMakam Habib Abukar,dan Makam Datu Taniran.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan selain maka juga masjid antara lain,  Makam Wali Katum dan Masjid A.A’la  serta Masjid  Palajau.

Di Kabupaten Hulu Sungai Utara kunjungan wisata religi yang banyak dilakukan pengujung adalah ke Masjid Sungai Banar dan Masjid At Taqwa Untuk makam. Makam Waki Kadap dan Makam Datu Salaiman. Kabupaten Balangan, beberapa objek wisata religi yang ramai pengunjung adalah Makam Datu Kandang Haji, Kubah Amir Husin di Desa Lampihong Kubah Datu Martika dan Datu Tungkut Kubah Datu Diang Kartika serta  Masjid Al Akbar.  Kabupaten Tabalong.

Sejumlah destinasi wisata religi yang ramai pengunjung di Kabupaten Tabalong Desa Binturu dan Makam ulama KH. Muhammad Arif bin Hamim.

Di Kabupaten Barito Kuala pun memiliki destinasi wisata religi yang juga ramai pengunjung antara lain Makam KH. Abdussamad, makam tersebut merupakan objek wisata religi  andalan Kabupaten Barito Kuala. Kemudian Makam Datu Aminin di Desa Pulau Sugara Kecamatan  Alalak dan Makam Datu Kahayyan di Desa Barangas.

Dipahami bersama, ziarah makam/kubur atau wisata religi  merupakan wisata khusus yang banyak memiliki nilai manfaat bagi pengunjung  baik manfaat mental maupun spiritual.

Pengunjung lebih sadar untuk  introspeksi bahwa pada saatnya nanti kita juga akan kembali kehariban NYA, sehingga  seseorang  dapat meningkat keimanannya, menambah wawasan keagamaan, disamping juga menambah wawasan budaya, sejarah dan lain sebagainya.

bomindonesia

Penulis : Peneliti Badan Riset dan  Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalsel

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Pekerjaan Tak Lagi Pasti : Ancaman Job Insecurity di Dunia Kerja Modern
Menakar Peran Strategis Polri dalam Ketahanan Pangan di Era Hexahelix Governance
Penyiaran, Kebenaran, dan Ketahanan Nasional di Tengah Banjir Informasi
Wadai Masubah, Jejak Kue Tradisional Banjar yang Masih Bertahan
Pembaruan Dalam KUHAP Baru
Kaleidoskop Akhir Tahun 2025: Dari Pembunuhan Jurnalis dan Mahasiswi hingga Proyek Kota, Kalimantan Selatan Diuji
Moral Compensation: Ketika Kepedulian pada Isu Publik Tidak Otomatis Mencerminkan Kepedulian Terhadap Keluarga
Hijrah dan Sunyi Suara Umat Mayoritas

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:28 WITA

Ketika Pekerjaan Tak Lagi Pasti : Ancaman Job Insecurity di Dunia Kerja Modern

Rabu, 15 April 2026 - 00:27 WITA

Menakar Peran Strategis Polri dalam Ketahanan Pangan di Era Hexahelix Governance

Rabu, 1 April 2026 - 12:04 WITA

Penyiaran, Kebenaran, dan Ketahanan Nasional di Tengah Banjir Informasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:29 WITA

Wadai Masubah, Jejak Kue Tradisional Banjar yang Masih Bertahan

Senin, 5 Januari 2026 - 10:13 WITA

Pembaruan Dalam KUHAP Baru

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights