BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan sosialisasi inventarisasi emisi gas rumah kaca, mitigasi, dan adaptasi perubahan iklim di Aula Gedung Cahai Ondhui Tingang, Rabu (16/7/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak perubahan iklim dan mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam menurunkan emisi gas rumah kaca di wilayah Murung Raya.
Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yulianus, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
“Pemanasan global dan perubahan iklim adalah kenyataan yang tidak bisa kita hindari. Dampaknya telah kita rasakan dalam bentuk perubahan pola hujan, pergeseran musim, hingga kenaikan muka air laut. Ini semua memberi implikasi besar bagi banyak sektor,” ujar Yulianus.
Ia menegaskan bahwa tanpa upaya mitigasi dan adaptasi yang serius, perubahan iklim akan menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan pembangunan.
“Kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan ini,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi antara pemangku kepentingan, sekaligus ajang menjaring aspirasi untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi isu perubahan iklim.
Sementara itu, Kepala DLH Murung Raya, Donal, menjelaskan bahwa salah satu program prioritas pihaknya adalah Program Kampung Iklim (Proklim).
“Proklim merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dan pemerintah daerah dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan,” jelas Donal.
Ia menambahkan, program ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara kebijakan nasional dan implementasi di tingkat lokal, serta memperkuat kerja sama lintas sektor—baik dari pemerintah, swasta, hingga lembaga masyarakat.
Penulis Maya
Editor. Mercurius














