Dosen Poliban Tuntut Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Kinerja yang Tertunda

Dosen Poliban Tuntut Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Kinerja yang Tertunda

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Dosen Poliban Tuntut Pemerintah di depan Kampusnya (foto:dokumen/bomindonesia)

Aksi Dosen Poliban Tuntut Pemerintah di depan Kampusnya (foto:dokumen/bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASINDosen Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menyampaikan tuntutan tegas kepada pemerintah untuk segera membayarkan Tunjangan Kinerja (Tukin) yang belum mereka terima sejak 2020. Keterlambatan pembayaran hak tersebut telah memunculkan keresahan di kalangan tenaga pendidik yang merasa haknya diabaikan.

Dalam aksi damai yang digelar di kampus Poliban pada Senin (13/1/2025), para dosen menyerukan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Keterlambatan pembayaran Tukin dinilai tidak hanya melanggar hak mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga berdampak signifikan pada kesejahteraan dan motivasi kerja mereka.

Hak yang Tak Kunjung Direalisasikan Permasalahan ini telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Tukin yang diatur dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang ASN semestinya telah diberikan sejak lama.

Bahkan, Permendikbud No. 49 Tahun 2020 telah mengatur pelaksanaan pembayaran Tukin bagi dosen di bawah Kemendiktisaintek.

Namun, hingga saat ini, kebijakan tersebut belum terlaksana. “Sejak 2014, kami tidak pernah menerima hak kami, sementara ASN di kementerian lain sudah menerima Tukin sejak 2012. Ini sangat tidak adil,” ungkap Yusuf Rizal Fauzi, koordinator aksi damai tersebut.

Para dosen juga menyoroti pemerintah perlu menunjukkan komitmen terhadap sektor pendidikan vokasi yang terus dituntut untuk meningkatkan kualitasnya. Menurut mereka, pembayaran Tukin yang adil adalah bagian penting untuk mendukung profesionalisme dan produktivitas dosen.

Harapan akan Respons Cepat Pemerintah, Hingga berita ini ditulis, Kemendiktisaintek belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan dosen Poliban.

Meski demikian, para dosen berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian terkait pencairan Tukin yang sudah tertunggak.

Baca Juga :  Pelanggan Telkomsel di Kelurahan Telawang Raih Hadiah Motor Honda Genio Program POIN Undi Undi Hepi

Mereka juga mengingatkan bahwa aksi lanjutan dapat dilakukan jika tuntutan tersebut tidak direspon dengan baik.
“Kami tidak hanya menuntut hak kami, tetapi juga keadilan yang sudah seharusnya menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar salah satu dosen senior Poliban.

Sebelumnya, tuntutan serupa juga disuarakan oleh 100 dosen Universitas Lambung Mangkurat. Mereka menuntut agar pemerintah memenuhi janji untuk membayarkan tukin bagi dosen ASN Kemendiktisaintek mulai Januari 2025.

Para dosen menegaskan penghargaan terhadap hak mereka akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi pilar Tridharma Perguruan Tinggi.

Mereka mengharapkan pemerintah segera mengambil langkah nyata demi mendukung pembangunan pendidikan tinggi yang lebih berkualitas di Indonesia.

bomindonesia

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Ungkap Modus Penyelundupan Pil Ekstasi ke Penjara, Libatkan Oknum Sipir
Ngamuk Diduga Karena “Bisikan”, Pria di Sungai Pinang Bacok Tiga Orang, Tetangga Tewas di Perjalanan ke RS
Susu, Buah dan Media Sosial
Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Mengidolakan Indra Lesmana, Yandi Pratama Mulai Mendalami Musik Jazz dan Dunia Workshop Musik Nasional
Kemana Aliran Retribusi Sampah Dari Rekening Ledeng? Berapa Nilainya?
Anggota Persit Asal Banua Tetap Berkarya dan Melestarikan Kain Sasirangan dimanapun Suami Bertugas

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:33 WITA

Jaksa Ungkap Modus Penyelundupan Pil Ekstasi ke Penjara, Libatkan Oknum Sipir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:17 WITA

Ngamuk Diduga Karena “Bisikan”, Pria di Sungai Pinang Bacok Tiga Orang, Tetangga Tewas di Perjalanan ke RS

Senin, 11 Mei 2026 - 00:40 WITA

Susu, Buah dan Media Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:13 WITA

Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:35 WITA

Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights