BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Anggota MPR RI asal Kalimantan Selatan (Kalsel) Habib Zakaria Bahasyim kembali melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di wilayah Kota Banjarmasin, pada Jumat (31/10/2025).
Setelah melaksanakan sosialisasi di Kecamatan Banjarmasin Utara pada pagi hari, Habib Zakaria melanjutkan kegiatan serupa di Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada siang harinya. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin dalam rangka menanamkan dan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kegiatan tersebut, Habib Zakaria Bahasyim menyampaikan secara detil dan komprehensif makna yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, keempat pilar ini merupakan fondasi utama yang menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang begitu cepat. “Pemahaman terhadap empat pilar tersebut menjadi kunci untuk membentuk masyarakat yang memiliki karakter kuat, berjiwa nasionalis, dan berorientasi pada persatuan,” ucapnya.
Habib Zakaria menyebut, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan salah satu kewajiban pokok anggota MPR RI secara konstitusional. Sebagai bagian dari Majelis Permusyawaratan Rakyat, anggota DPD RI memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh elemen masyarakat.
“Hal ini bertujuan agar nilai-nilai dasar bangsa tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman moral, sosial, dan politik,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung sangat mendapat respon positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga terlihat aktif mengikuti jalannya kegiatan, menyimak penjelasan yang disampaikan, serta berpartisipasi dalam sesi dialog dan tanya jawab. Antusiasme ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya pemahaman empat pilar kebangsaan semakin tumbuh dan menjadi bagian dari upaya kolektif menjaga jati diri bangsa Indonesia.
Di akhir kegiatan, Habib Zakaria Bahasyim menegaskan pentingnya peran seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah arus modernisasi dan digitalisasi.
“Sosialisasi semacam ini tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi menjadi gerakan moral kebangsaan yang menumbuhkan semangat persatuan, toleransi, dan tanggung jawab bersama dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat,” harapnya.












