Indocement Mempertahankan Dominasi Pangsa Pasar dengan Pertumbuhan Penjualan di Tengah Tantangan Ekonomi

Indocement Mempertahankan Dominasi Pangsa Pasar dengan Pertumbuhan Penjualan di Tengah Tantangan Ekonomi

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 18:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indocement tetap optimis terhadap prospek pertumbuhan ke depan (foto:istimeaw)

Indocement tetap optimis terhadap prospek pertumbuhan ke depan (foto:istimeaw)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar semen di Indonesia. Hingga September 2024, Indocement mencatatkan pangsa pasar sebesar 29,7% dalam pasar semen domestik, sementara di Pulau Jawa mencapai 37,8% dan 21,1% di luar Pulau Jawa.

Meskipun industri semen domestik mengalami pertumbuhan terbatas sebesar 1,6%, Indocement berhasil mencatat volume penjualan domestik yang mencapai 14,55 juta ton, meningkat 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didukung oleh penjualan semen curah, yang naik seiring kebutuhan pembangunan ibu kota negara baru dan proyek infrastruktur lainnya. Secara keseluruhan, volume penjualan perusahaan naik 7,3% menjadi 14,738 juta ton.

Baca Juga :  Polda Kalsel Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting Pasca Idul Fitri

Dari sisi keuangan, pendapatan bersih Indocement tercatat sebesar Rp13,32 triliun, naik 3% dari periode yang sama tahun lalu. Margin EBITDA berada pada 19% dengan laba bersih mencapai Rp1,06 triliun. Meski menghadapi kenaikan beban pokok penjualan sebesar 4,5% akibat biaya produksi dan overhead tambahan di pabrik-pabrik baru seperti di Maros dan Grobogan, Indocement tetap optimis terhadap prospek pertumbuhan ke depan.

Dalam rangka mendukung stabilitas nilai saham, program pembelian kembali saham terus dilakukan dengan anggaran hingga Rp895 miliar dan saat ini telah mencapai sekitar 50% dari target.

Baca Juga :  Muhammadiyah dan NU Berpotensi Kelola Tambang Batubara eks PKP2B Adaro dan Arutmin

Melihat tantangan ekonomi ke depan, Indocement tetap optimis. Dukungan pemerintah melalui diskon PPN 100% untuk pembelian rumah dan kebijakan lainnya diperkirakan akan mendorong peningkatan permintaan semen. Dukungan ini menjadi pendorong tambahan untuk menjaga momentum pertumbuhan, khususnya di sektor properti.

Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia dengan produk unggulan seperti Semen Tiga Roda dan Semen Grobogan, Indocement terus berkomitmen memperkuat posisinya di pasar dan berkontribusi pada pembangunan nasional.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bertumpu ke Sisa Anggaran Lebih APBN di BI hingga Himbara
Rupiah Tembus Rekor Terlemah, Sentuh Rp17.098 per Dolar
RUPST Adira Finance Memutuskan Pembayaran Dividen Sebesar 50% Dari Laba Bersih Tahun 2025
Beras SPHP 2 Kilogram Masih Tahap Desain
Utamakan Kepentingan Rakyat, Tak Ada Kenaikan Harga BBM
Satgas Pangan Temukan Cabai Rawit Masih di Atas HET
Tekan BBM, Dukung Kebijakan WFH Secara Nasional
Polda Kalsel Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting Pasca Idul Fitri

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:20 WITA

Tak Bertumpu ke Sisa Anggaran Lebih APBN di BI hingga Himbara

Minggu, 12 April 2026 - 07:05 WITA

Rupiah Tembus Rekor Terlemah, Sentuh Rp17.098 per Dolar

Selasa, 7 April 2026 - 14:24 WITA

RUPST Adira Finance Memutuskan Pembayaran Dividen Sebesar 50% Dari Laba Bersih Tahun 2025

Senin, 6 April 2026 - 11:20 WITA

Beras SPHP 2 Kilogram Masih Tahap Desain

Rabu, 1 April 2026 - 10:31 WITA

Utamakan Kepentingan Rakyat, Tak Ada Kenaikan Harga BBM

Berita Terbaru

Yandi Pratama bersama Ahmad Dhani dan istrinya Mulan Jameela (Foto Istimewa)

Halo Indonesia

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 - 01:27 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Banjarmasin Terus Tingkatkan Kapasitas

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:06 WITA

Verified by MonsterInsights