Insiden Ambrolnya Gedung Sekolah Kembali Terjadi, Ini Kata Ahli Kontruksi

Insiden Ambrolnya Gedung Sekolah Kembali Terjadi, Ini Kata Ahli Kontruksi

- Redaksi

Selasa, 10 September 2024 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Khuzaimi Ketua Gatensi Kalsel (foto:istimewa)

M Khuzaimi Ketua Gatensi Kalsel (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Ambrolnya lantai ruangan SMA Negeri 7 yang terjadi pada Senin (9/9/2024). Diduga disebabkan karena kondisi bangunan yang tua dan minimnya perawatan bangunan itu sendiri.

Rusaknya bangunan milik negara ini pun sudah terjadi berulang kali. Persoalannya masih sama yakni minimnya pengontrolan dan seperti terjadi pembiaran yang berkelanjutan.

Persoalan gedung dan bangunan ini juga menjadi perhatian pengamat kontruksi di banua. Kata M Khuzaimi, Ketua Gatensi Kalsel ini menyampaikan, bangunan kayu yang dilapis beton lebih rawan tidak stabil dan ini sering ditemui pihaknya, termasuk material bangunan SMA 7 itu yang memiliki kontruksi kayu berlapis beton.

Bangunan dengan struktur kayu tentu memerlukan pengamatan visual untuk pemeliharaan berkala, bisa dilakukan rutin bahkan 6 bulan sekali, untuk memastikan struktur kayu tidak mengalami perubahan yang besar.

Kata Jimmy, bangunan kayu bisa ber umur antara 50 bahkan 100 tahun, namun hanya bangunan kayu tanpa tambahan atau lapisan semen.

Baca Juga :  Hardiknas Diwarnai Dengan Penyerahan Kran Siap Minum PAM Bandarmasih di SDN Basirih 8

“Ketika struktur kayu terbungkus dengan bahan pegisi bata dan coran maka kesempatan untuk melakukan perawatan menjadi terganggu. Bangunan kayu itu bisa berumur 50-100 tahun, tapi tidak berlapis,” ucapnya.

Ia menyarankan, kalau memang struktur awal adalah kayu maka carilah bahan dindingnya dari kayu juga. Tidak disarankan dilapis dengan semen coran karena meski kayu kwalitas utama tapi pastinya akan alami kembang susut, terlebih perubahan musim kemarau dan hujan.

“Kayu yang tertanam di dalam beton akan membengkak setiap kali menyerap air. Disarankan bangunan kosntruksi kayu untuk dilakukan pengawasan dan pemeliharaan libatkan tenaga ahli hingga bisa dipastikan bangunan publik tersebut masih layak atau tidak,” tutupnya.

Sebelumnya, ambrolnya bangunan SMA 7 itu menyebabkan sejumlah siswa terjatuh terbawa ambrolan lantai. Beruntung tidak ada yang mengalami luka serius, namun insiden itu membuat sedikit trauma, takut kalau terjadi kembali.

Baca Juga :  BREAKING NEWS Api Berkobar Dini Hari di Belakang SMAN 7 Banjarmasin

Ambrolnya lantai sekolah SMA favorit di Banjarmasin ini diduga karena faktor usia, sehingga material dari kayu dan beton menajadi lapuk. Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Banjarmasin, Arjudin menyampaikan, bahwa bangunan sekolahnya itu memang sudah tua, diperkirakan berusia 50 tahunan.

Ia pun memastikan atas insiden itu tidak ada siswanya yang mengalami luka serius. Namun, ada yang syok karena terkejut jatuh terbawa ambrolnya lantai.

Bangunan yang ambrol ia juga memamastikan tidak lagi menggunakannya, namun ruangan kelas lainnya tetap digunakan sebagaimana mestinya untuk ajar mengajar. “Kalau tidak salah aula ini sudah berumu 50 tahunan, mungkin sudah lapuk dan sejauh ini tidak ada tanda-tanda yang menonjol,” ucapnya.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Olahraga Tradisional Sukses Digelar, Kormi Apresiasi Dukungan Pemkab Kotabaru
Monitoring SPBU, Disperdagin Terima Keluhan Sopir Soal Jatah Solar
Tak Ada Kasus Hantavirus di Banjarmasin, Kuncinya Kebersihan
Sopir Ngeluh, Mau Ngantri di SPBU Dipalak Bayar 100 ribu dulu
Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka
Tak Satupun SPBU di Banjarmasin Mengaku Melayani Pelangsir
SMSI Kalsel dan FISIP ULM Bahas Fenomena Homeless Media dan Ancaman Profesi Jurnalis
Jika Konsisten, PAD Banjarmasin Bisa Tercapai Rp 1 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:58 WITA

Monitoring SPBU, Disperdagin Terima Keluhan Sopir Soal Jatah Solar

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:55 WITA

Tak Ada Kasus Hantavirus di Banjarmasin, Kuncinya Kebersihan

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:46 WITA

Sopir Ngeluh, Mau Ngantri di SPBU Dipalak Bayar 100 ribu dulu

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WITA

Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:39 WITA

Tak Satupun SPBU di Banjarmasin Mengaku Melayani Pelangsir

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights