Mojtaba Khamenei Disebut Kandidat Kuat Pengganti Ayatollah Ali Khamenei

Mojtaba Khamenei Disebut Kandidat Kuat Pengganti Ayatollah Ali Khamenei

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojtaba, Putra Khamenei, menjadi kandidat kuat pemimpin tertinggi Iran. (Foto/X/@_GlobeObserver)

Mojtaba, Putra Khamenei, menjadi kandidat kuat pemimpin tertinggi Iran. (Foto/X/@_GlobeObserver)

BOMINDONESIA.COM,TEHERAN – Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, disebut-sebut menjadi salah satu kandidat kuat untuk menduduki posisi Pemimpin Tertinggi Iran, menyusul kabar wafatnya pemimpin tersebut dalam operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Dilansir dari SINDOnews, Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei telah tewas, mengakhiri kepemimpinannya selama 37 tahun. Peristiwa ini menandai babak baru yang penuh ketidakpastian dalam dinamika politik Republik Islam Iran.

Dengan konfirmasi tersebut, perhatian kini tertuju pada Majelis Pakar Iran, lembaga ulama yang secara konstitusional memiliki kewenangan untuk menunjuk Pemimpin Tertinggi berikutnya.

Salah satu nama yang kembali mencuat adalah Mojtaba Khamenei, putra kedua mendiang pemimpin tersebut.

Mojtaba selama ini dikenal sebagai figur berpengaruh di balik layar dengan kedekatan kuat terhadap lembaga keamanan, termasuk Garda Revolusi Iran (IRGC).

Ia juga disebut memiliki jaringan internal yang solid di lingkaran elite kekuasaan.

Meski demikian, wacana pengangkatannya tidak lepas dari kontroversi

Sistem ulama di Iran secara historis cenderung menolak pola suksesi dinasti.

Selain itu, Mojtaba dinilai belum memiliki kredensial teologis tingkat tertinggi yang lazim menjadi syarat utama bagi seorang Pemimpin Tertinggi.

Baca Juga :  Rusia Ancam Israel Jangan Serang Situs Nuklir Iran

Sejumlah analis menilai, apabila Mojtaba benar-benar ditunjuk, langkah tersebut berpotensi memicu dinamika baru di internal elite politik dan keagamaan Iran, bahkan membuka kemungkinan reaksi publik.

Disebutkan juga Mojtaba pernah bertugas dalam angkatan bersenjata saat Perang

Iran-Irak dan disebut memiliki peran strategis sebagai penjaga gerbang politik ayahnya selama bertahun-tahun.

Hingga kini, Majelis Pakar Iran belum mengumumkan keputusan resmi terkait siapa yang akan menggantikan posisi tertinggi di negara tersebut. Situasi politik Iran pun masih terus berkembang di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

*/ Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau
Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran
Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak
Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur
Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama
Tanker Rusia Tanpa Awak Hanyut di Mediterania, Eropa Siaga Bencana Ekologi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WITA

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Minggu, 26 April 2026 - 23:46 WITA

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:18 WITA

Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights