Nelayan Melek Finansial, Cuan Aman Sampai Panen

Nelayan Melek Finansial, Cuan Aman Sampai Panen

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan Melek Finansial, Cuan Aman Sampai Panen

Nelayan Melek Finansial, Cuan Aman Sampai Panen

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN — Memperingati Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 serta mendukung pelaksanaan program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan roadshow literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Kegiatan perdana dalam rangkaian roadshow ini dilaksanakan pada Senin, 19 Mei 2025, bertempat di Balai Desa Bagus, Kabupaten Barito Kuala, dengan menyasar kelompok nelayan dan petambak sebagai peserta utama.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bagus, Karlani dan disambut antusias oleh masyarakat, khususnya nelayan dan petambak yang selama ini belum banyak tersentuh akses keuangan formal.

Adapun yang berhadir sebagai narasumber antara lain Kepala Sub Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Andika Prassetia; Plt. Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan, Akhmad Uzmawahdi.

Turut hadir juga mendampingi, Junior Pengawas Perilaku PUJK Hanum Novega Sari; Kepala Bagian Corporate Communication & Customer Care Nindri Yuwani; Kepala Bagian Keuangan

Keberlanjutan & Tanggung Jawab Sosial Pandri Azhari; serta staf dari Divisi Sekretaris Perusahaan dan Kantor Cabang Marabahan.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup bahaya investasi ilegal, pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), serta berbagai alternatif pembiayaan legal yang dapat diakses masyarakat, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), fintech peer-to-peer (P2P) lending, dan securities crowdfunding (SCF). Dari sisi Bank Kalsel, turut diperkenalkan produk KUR Bank Kalsel untuk para nelayan, guna mendorong pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga :  PPN PMSE Dominasi Penerimaan Pajak Digital, Total Capai Rp47,18 Triliun

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bagus, Karlani mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan kehadiran langsung dari Bank Kalsel dan OJK Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat nelayan dan petambak di desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel dan OJK yang telah hadir langsung di tengah masyarakat. Ini bukan hal yang biasa, karena biasanya masyarakat desa seperti kami jarang mendapatkan akses informasi keuangan langsung dari sumbernya. Apalagi kegiatan ini menyentuh langsung nelayan dan petambak yang memang membutuhkan bimbingan dalam memahami produk keuangan yang aman dan legal. Diharapkan, melalui kegiatan ini, warga nantinya jadi lebih terbuka dan percaya diri dalam mengakses pembiayaan maupun layanan perbankan” ujar Karlani.

Sementara itu, Kepala OJK Prov Kalsel, Agus Maiyo dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Andika Prassetia menyampaikan pentingnya kehadiran langsung di

Baca Juga :  Puluhan Wartawan Ikuti Pelatihan Pasar Modal, Ini Tujuannya

tengah masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap produk keuangan, khususnya di sektor informal seperti nelayan.

“Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari komitmen OJK dan Bank Kalsel dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara merata di seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir dan perdesaan. Masyarakat nelayan adalah kelompok yang sangat potensial namun juga rentan terhadap penipuan keuangan, karena minimnya akses terhadap informasi yang benar. Melalui kegiatan ini, diharapkan nantinya mereka tahu bagaimana mengenali produk keuangan legal dan tidak mudah terjebak dalam penawaran ilegal yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal” jelas Andika.

Selanjutnya, Plt. Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan, Akhmad Uzmawahdi menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini sejalan dengan komitmen Bank Kalsel dalam memperluas akses keuangan, khususnya untuk masyarakat pelaku usaha di sektor perikanan dan pertambakan.

“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk melayani, tetapi juga memberdayakan Masyarakat, dengan menghadirkan produk KUR Bank Kalsel. Tak hanya itu, Kami juga ingin memastikan bahwa para nelayan dan petambak tidak hanya bisa mendapatkan modal usaha dengan mudah, tetapi juga mendapatkan pendampingan agar usahanya bisa berkembang secara berkelanjutan” imbuhnya.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota
Kinerja Tetap Solid di Tengah Tantangan, Laba Bersih Adira Finance Tumbuh 26% di 1Q26
BSN Posisi Pertama Perbankan Syariah untuk Penyaluran KPR FLPP di Kalsel
Pertumbuhan Ekonomi Tetap Stabil
Amerika Serikat Tekan Irak, Blokir Pengiriman Dolar
Asing Jor-joran Keluar dari Pasar Saham Indonesia
Tak Bertumpu ke Sisa Anggaran Lebih APBN di BI hingga Himbara
Rupiah Tembus Rekor Terlemah, Sentuh Rp17.098 per Dolar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:16 WITA

Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:15 WITA

Kinerja Tetap Solid di Tengah Tantangan, Laba Bersih Adira Finance Tumbuh 26% di 1Q26

Jumat, 24 April 2026 - 18:29 WITA

BSN Posisi Pertama Perbankan Syariah untuk Penyaluran KPR FLPP di Kalsel

Kamis, 23 April 2026 - 10:28 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Tetap Stabil

Rabu, 22 April 2026 - 16:28 WITA

Amerika Serikat Tekan Irak, Blokir Pengiriman Dolar

Berita Terbaru

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Monitoring SPBU, Disperdagin Terima Keluhan Sopir Soal Jatah Solar

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:58 WITA

Verified by MonsterInsights