BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pertanian dan Perikanan melaksanakan panen raya ikan nila bersama Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Pakat Sasama di Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Kamis (11/06/2026).
Kegiatan panen bersama tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya Heriyus dan dihadiri Ketua TP PKK Murung Raya,unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah serta para anggota kelompok pembudidaya ikan.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan komitmen Pokdakan Pakat Sasama yang berhasil mengembangkan budidaya ikan nila hingga mencapai masa panen.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa budidaya ikan nila dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bagi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan pangan berbasis protein ikan di daerah,” ujar Heriyus.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor perikanan melalui berbagai program pemberdayaan, bantuan sarana produksi, hingga pendampingan kepada kelompok pembudidaya ikan.
Menurut Heriyus, pengembangan budidaya ikan tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami berharap kelompok pembudidaya ikan terus menjaga kualitas hasil produksi agar mampu bersaing di pasar dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi anggota kelompok,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Murung Raya, Sri Karyawati, mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen mendukung pengembangan sektor perikanan melalui berbagai program bantuan dan pembinaan.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Pokdakan Pakat Sasama telah menerima bantuan berupa 20.000 ekor benih ikan nila, pakan benih produksi tahap I sebanyak 400 kilogram, tahap II sebanyak 1.200 kilogram, dan tahap III sebanyak 3.660 kilogram.
“Dukungan yang diberikan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas budidaya ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal,” jelas Sri Karyawati.
Menurutnya, program budidaya ikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pengembangan budidaya ikan, kita tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para anggota kelompok pembudidaya ikan,” pungkasnya.
Penulis : Maya
Editor : Mercurius












