PDB Indonesia Alami Pertumbuhan

PDB Indonesia Alami Pertumbuhan

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

aktivitas Jual Beli di Pasar Tradisional Meningkat

aktivitas Jual Beli di Pasar Tradisional Meningkat

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Pusat Statistik (BPS), tax ratio Indonesia (dalam arti luas) pada Kuartal I-2025 tercatat hanya sebesar 7,95%.

Angka ini mengalami penurunan yang cukup tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 9,77%. Di sisi lain, PDB Indonesia justru mengalami pertumbuhan dari Rp 5.288,3 triliun pada kuartal I-2024 menjadi Rp 5.665,9 triliun pada kuartal I-2025.

Baca Juga :  Di Kalsel, Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil

Pengamat Pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menilai pada awal tahun ini, perlambatan penerimaan pajak jauh lebih dalam dibandingkan perlambatan ekonomi.

Menurutnya, ada beberapa faktor selain pelemahan ekonomi yang membuat penerimaan pajak terkontraksi pada awal tahun, seperti adanya peningkatan restitusi pajak.

“Sebenarnya faktor-faktor tersebut tidak terulang. Artinya, akan ada perbaikan kinerja penerimaan pajak dalam bulan-bulan ke depan, tax ratio akan kembali meningkat,” imbuhnya.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
BRI Banjarmasin Samudera dan PT SANY Banjarmasin Perkuat Sinergi Melalui Sosialisasi Layanan dan Produk Perbankan
Mandat 132 JPT, Customer Pelayaran Tolak Biaya Tambahan Lini 2
Pertamax Green Melonjak 31 Persen, Benarkah Bioetanol Solusi Ketahanan Energi?

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:32 WITA

Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:22 WITA

Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights