Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Tim Pencengahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Tim Pencengahan dan Percepatan Penurunan Stunting

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 13:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Kotabaru Menggelar Rapat Koordinasi Tim Pencengahan dan Percepatan Penurunan Stunting berlangsung di Hotel Grand Surya Lantai 4

Pemerintah Kabupaten Kotabaru Menggelar Rapat Koordinasi Tim Pencengahan dan Percepatan Penurunan Stunting berlangsung di Hotel Grand Surya Lantai 4

BOMINDONESIA.COM, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru Menggelar Rapat Koordinasi Tim Pencengahan dan Percepatan Penurunan Stunting, Sebagai Wujud Komitmen Upaya Penurunan Angka Prevalensi Stunting, yang berlangsung di Hotel Grand Surya Lantai 4, Kamis (06/11/2025).

Dalam sambutan Ketua Pelaksana TPPS Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos, yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra Drs. Minggu Basuki, M. AP menyampaikan, diperlukannya komitmen yang kuat antar seluruh pihak, untuk melakukan sinergi dan kolaborasi yang sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Tahun depan kami berharap untuk bisa lebih fokus untuk kegiatan penanganan bersama ini, dan pastikan setiap pedoman yang sudah kita berikan bisa dilaksananakan jangan sampai molor terkait beberapa kegiatan aksi konvergensi itu dilaksanakan,” ucapnya.

Ia juga juga menambahkan, Rapat Koordinasi ini rutin dilaksanakan sesuai tahapan yang dijadwalkan.

“Pada hari ini kita lebih menekankan kepada persiapan pelaksanaan tahun depan dengan mengundang Penyuluh KB, dan Petugas Gizi, yang ada diwilayah Kecamatan serta Camat Sekabupaten Kotabaru,” tekannya.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Perdana, Pemkab Kotabaru Salurkan Batuan Untuk Tiga Kecamatan

Ia juga menyampaikan angka prevalensi di Kabupaten Kotabaru di tahun 2024 mencapai 20,1 persen, sementara ditahun 2025 mengalami kenaikan menjadi 23,2 persen, dan ini patut di evalusi bersama.

“Kemarin pak Wakil Bupati selaku Ketua TPPS Kotabaru menyampaikan, untuk melakukan evaluasi lagi, kegiatan mana saja yang belum optimal, bisa kita laksanakan di 2026, supaya penanganan stunting ini di 2026 di Kabupaten Kotabaru bisa lebih turun lagi dibawah 20 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, M. Ardani, S. Sos, M.I.P mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam upaya pencengahan dan percepatan penurunan stunting.

“Pemerintah Kabupaten Kotabaru selama ini sudah bekerja keras untuk berupaya menurunkan stunting, banyak program yang dilaksanakan, bukan hanya dari Dinas KB, tapi juga dari Dinkes, dan Bapperida setempat, jadi lintas sektor ini melakukan konvergensi seluruh kegiatan, kita patut apresiasi, karena kita juga melihat bukan hanya hasil tapi juga proses,” ungkapnya.

Baca Juga :  Danrem 101/Ant Resmikan Renovasi Total TK Kartika V-18, Dorong Pembentukan SDM Unggul Sejak Dini

Dalam Rapat Koordinasi ini juga diisi pemaparan dengan narasumber dari, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Perwakilan BKKBN Prov Kalsel, terkait Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Kotabaru, sedangkan Dinas Kesehatan tentang Upaya Peningkatan Kinerja Petugas Gizi dalam Percepatan dan Penurunana Stunting di Kabupaten Kotabaru.

Sementara itu, Bapperida terkait, Tindak Lanjut dan Monitoring Evaluasi Penginputan Aksi Konvergensi baik dari Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Sedangkan DPPPAPPKB terkait, Penguatan Konvergensi Lintas Sekror sebagai Upaya Pencengahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Kotabaru melalui Pendampingan Keluarga Beresiko Stunting.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir, Forkopimda, Kepala SKPD, dan Kepala Dinas PPPAPPKB, Inspektur Kotabaru, TPPS Kotabaru, Camat, Petugas Gizi Puskesmas, Koordinator Penyuluh KB Se-Kabupaten Kotabaru.

Editor Hamdani

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Karhutla dan Dalmas, 750 Personel Disiagakan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama
Kurang dari Sepekan Pembunuh Sadis di Teluk Masjid Dibekuk Tim Gabungan Polda Kalsel-Kalteng
Ketua DPRD Antar Aspirasi BEM se-Kalsel ke DPR RI, Diterima Langsung Rikwanto hingga Endang Agustina
Kapolda Kalsel Tekankan Kesiapan Kendaraan Dinas, Soroti Kesiapan Rantis Tambora
Satgas Pangan Temukan Cabai Rawit Masih di Atas HET
Kapolda Kalsel Tinjau Randurlap dan Fasilitas Dapur Umum Jelang Haul Datu Kelampayan ke-220, 601 Personel Disiagakan
Arus Balik Lebaran, Polda Kalsel Fasilitasi Ratusan Pemudik secara Gratis

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:03 WITA

Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Karhutla dan Dalmas, 750 Personel Disiagakan

Senin, 13 April 2026 - 14:43 WITA

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sabtu, 4 April 2026 - 22:29 WITA

Kurang dari Sepekan Pembunuh Sadis di Teluk Masjid Dibekuk Tim Gabungan Polda Kalsel-Kalteng

Sabtu, 4 April 2026 - 19:10 WITA

Ketua DPRD Antar Aspirasi BEM se-Kalsel ke DPR RI, Diterima Langsung Rikwanto hingga Endang Agustina

Rabu, 1 April 2026 - 12:03 WITA

Kapolda Kalsel Tekankan Kesiapan Kendaraan Dinas, Soroti Kesiapan Rantis Tambora

Berita Terbaru

Yandi Pratama bersama Ahmad Dhani dan istrinya Mulan Jameela (Foto Istimewa)

Halo Indonesia

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 - 01:27 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Banjarmasin Terus Tingkatkan Kapasitas

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:06 WITA

Verified by MonsterInsights