Perjalanan ‘Nekat’ demi Konser Yngwie Malmsteen yang Tak Terlupakan – bomindonesia.com

Pos-pos Terbaru

Arsip

BOMINDONESIA.COM (bacaan orang modern indonesia)

Perjalanan ‘Nekat’ demi Konser Yngwie Malmsteen yang Tak Terlupakan

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 22:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan ‘Nekat’ demi Konser Yngwie Malmsteen yang Tak Terlupakan

Potongan karcis konser Yngwie J Malsmteen (Foto Dokumen Pribadi/Bomindonesia)

Penulis : Mercurius

BOMINDONESIA.COM, SURAKARTA — Kota Solo pernah menjadi barometer perkembangan musik rock di era 70-an hingga awal 90-an.

Dari sini lahir band cadas seperti Ternchem, Destroyer, dan Kaisar yang sukses dengan tembang legendaris “Kerangka Langit.” Namun, salah satu peristiwa yang paling diingat pecinta musik rock di Solo adalah konser bersejarah Yngwie Malmsteen pada 4 Juli 1990 di Stadion Sriwedari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konser ini menjadi pembuka tur Yngwie di Indonesia sebelum berlanjut ke Surabaya. Kota Solo beruntung menjadi saksi aksi dewa gitar asal Swedia yang sedang berada di puncak kariernya.

Wartawan bom Indonesia.com termasuk yang beruntung menyaksikan pertunjukan spektakuler tersebut bersama dua sahabat SMA. Dengan modal nekad bersama dua sahabat SMA (saat itu penulis masih kelas 2, sementara satu teman kakak kelas akan melanjutkan studi di Yogyakarta)

Sejak dinihari penulis sudah mengantri tiket kapal KM Kelimutu di Kantor PT Pelni Jalan RE Martadinata menuju ke Semarang. Singkat cerita dengan naik bus ,penulis bersama dua sahabat tiba di Solo

Tiba siang hari di kota berjuluk Kota Berseri itu , kami langsung antri membeli tiket konser yang dipatok Rp12.500, itu di loket tiket. Kemudian bergabung bersama penonton lainnya yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Meski hujan sempat mengguyur, konser tetap dimulai tepat pukul 20.30 WIB. Yngwie J Malsmteen memukau penonton dengan tembang seperti Making Love, Far Beyond the Sun, dan Hold On.

Jemari cepatnya memetik senar gitar menjadi daya tarik tersendiri, termasuk momen legendaris ketika penulis berhasil mendapatkan pick gitar bertanda tangan sang maestro yang tak jarang melempar pick guitarnya ke arah penonton.

Konser berlangsung sukses meski sempat dihentikan sejenak akibat keributan kecil penonton tanpa tiket. Setelah situasi terkendali, konser dilanjutkan hingga pukul 22.00 WIB, diakhiri dengan nyanyian bersama lagu hits Save Our Love.

Meski atraksi khas Yngwie membakar gitar tidak dilakukan, penonton tetap puas. Solo menjadi momen terbaik dari tur Yngwie di Indonesia.

Konser di Surabaya yang seharusnya spektakuler justru berakhir kurang maksimal karena hujan deras. Yngwie bahkan dikabarkan menangis di belakang panggung karena gagal menampilkan performa maksimal.

Konser Yngwie di Solo adalah nostalgia tak terlupakan yang membuktikan bahwa Kota Solo memang layak menjadi salah satu pusat sejarah musik rock di Indonesia. Puluhan tahun kemudian penulis beruntung kembali bisa menyaksikan penampilan sang maestro tersebut.

Berkat kebaikan hati teman penulis berhasil menyaksikan gitaris yang sempat dijuluki gitaris tercepat di dunia itu bersama empat gitaris dunia lainnya Steve Vai, , Zakk Wylde, Nuno Bettencourt dan Tosin Abasi yang menyambangi Jakarta dalam tur konser keliling Asia di Econvention Ancol pada 21 April 2017.

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Pengalaman Penulis

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hartono Rekso Dharsono, Loyalis Soeharto yang Berakhir di Penjara Orde Baru
Komisi III DPR Aklamasi Setujui Komjen Suyudi jadi Calon Kapolri, Segera Dibawa ke Paripurna
Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
ORI Kalsel Himpun Tokoh Lintas Profesi, dari Pengusaha hingga Mantan Petinggi Kejati
Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno
BREAKING NEWS! Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari
Hari ke 11 Evakuasi, Sembilan Korban Virgo Transport 8 Ditemukan : BSG dan TNI AL Terus Menyelam

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:16 WITA

Hartono Rekso Dharsono, Loyalis Soeharto yang Berakhir di Penjara Orde Baru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Komisi III DPR Aklamasi Setujui Komjen Suyudi jadi Calon Kapolri, Segera Dibawa ke Paripurna

Rabu, 30 September 2026 - 23:50 WITA

Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka

Selasa, 29 September 2026 - 22:06 WITA

Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari

Sabtu, 26 September 2026 - 21:25 WITA

ORI Kalsel Himpun Tokoh Lintas Profesi, dari Pengusaha hingga Mantan Petinggi Kejati

Berita Terbaru

Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka

Halo Indonesia

Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka

Rabu, 30 Sep 2026 - 23:50 WITA

Verified by MonsterInsights