Pertemuan Duta Besar dan Presiden Sri Lanka, Bahas Penguatan Hubungan Bilateral

Pertemuan Duta Besar dan Presiden Sri Lanka, Bahas Penguatan Hubungan Bilateral

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Duta Besar dan Presiden Sri Lanka, Bahas Penguatan Hubungan Bilateral

Pertemuan Duta Besar dan Presiden Sri Lanka, Bahas Penguatan Hubungan Bilateral

BOMINDONESIA.COM, SRI LANKA – Duta Besar Republik Indonesia untuk Sri Lanka, Dewi Gustina Tobing, telah mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayake, pada tanggal 25 Februari 2025 di Kantor Sekretariat Presiden di Colombo, Sri Lanka.

Kunjungan ini merupakan pertemuan resmi pertama antara Duta Besar Dewi Tobing dan Presiden Anura sejak pelantikan Presiden Sri Lanka pada 23 September 2024.

Duta Besar Dewi Tobing menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Presiden Anura serta menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama lebih dari 70 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar RI menyoroti kesamaan antara Indonesia dan Sri Lanka, termasuk periode pemerintahan baru yang hampir bersamaan.

Duta Besar Dewi Tobing juga menyampaikan apresiasi atas program “Clean Sri Lanka” yang diluncurkan Presiden Anura pada tanggal 1 Januari 2025, yang tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan tetapi juga reformasi tata kelola pemerintahan dan semangat anti-korupsi.

Baca Juga :  AFC Bahrain Dicoret dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 oleh FIFA dan Beri Poin Cuma-Cuma ke Indonesia, jika...

Dubes Dewi menyampaikan, program ini selaras dengan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan: efisiensi, good governance, dan pemberantasan korupsi.

Lebih lanjut, Duta Besar Dewi Tobing memperkenalkan kepada Presiden Sri Lanka akan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 24 Februari 2025.

Pembentukan Danantara merupakan kebijakan Indonesia untuk menciptakan kemandirian ekonomi, menumbuhkan ketahanan di berbagai sektor dan kesejahteraan masyarakat.

Dubes Dewi Tobing menyampaikan, Danantara diproyeksikan akan menjadi salah satu sovereign wealth fund terbesar didunia dengan dana awal sebesar US$ 20 milyar yang akan diinvestasikan untuk proyek- proyek hilirisasi dan akan mengumpulkan modal mencapai US$ 900 milyar. Juga disampaikan keterbukaan Indonesia untuk investasi inboud dan outbound dan siap untuk bekerjasama dengan Negara mitra termasuk Sri Lanka.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Gelar Penyambutan Meriah untuk Bupati dan Wakil Bupati

Presiden Sri Lanka yang juga mencanangkan prinsip keterbukaan untuk investasi inbound dan outbound, menyambut baik kebijakan Indonesia tersebut dan tertarik untuk kerjasama yang saling menguntungkan.

Selain itu, diskusi juga mencakup penguatan hubungan perdagangan bilateral yang selama ini terus meningkat, dan masih memiliki ruang untuk dikembangkan lebih lanjut.

Sebagai langkah konkret, juga dibahas mengenai kelanjutan negosiasi Preferential Trade Agreement (PTA) yang telah dirintis sejak tahun lalu. Perjanjian ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Sri Lanka.

Pertemuan ini semakin memperkokoh komitmen kedua negara dalam memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, dan tata kelola pemerintahan.

bomindonesia

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau
Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran
Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak
Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur
Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama
Tanker Rusia Tanpa Awak Hanyut di Mediterania, Eropa Siaga Bencana Ekologi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WITA

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Minggu, 26 April 2026 - 23:46 WITA

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:18 WITA

Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights