Pesut Mahakam Mati Lagi

Pesut Mahakam Mati Lagi, Aktivitas Tongkang Batu Bara jadi Sorotan Tajam

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 14:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesut Mahakam Mati Lagi, Aktivitas Tongkang Batu Bara jadi Sorotan Tajam

Pesut Mahakam Mati Lagi, Aktivitas Tongkang Batu Bara jadi Sorotan Tajam

BOMINDONESIA.COM, SAMARINDA — Kematian seekor pesut jantan bernama Upin di Sungai Mahakam kembali mengguncang kesadaran publik.

Mamalia air tawar langka itu ditemukan mati tersangkut keramba di Desa Sebemban, Muara Wis, Kutai Kartanegara, awal pekan ini.

Kasus tersebut menambah daftar panjang kematian pesut di tahun 2025 — dua individu lain sebelumnya juga dilaporkan mati tanpa dokumentasi jelas di wilayah hulu Mahakam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb, menyebut kondisi ini sebagai peringatan keras atas tekanan besar yang dialami pesut akibat masifnya aktivitas manusia, terutama lalu lintas tongkang batu bara yang kian padat di kawasan konservasi.
“Setiap jam puluhan tongkang melintas di jalur yang seharusnya menjadi habitat utama pesut. Getaran, kebisingan, dan gelombang dari kapal besar itu bisa mengganggu sistem sonar pesut, menyebabkan stres, hingga kematian,” tegas Danielle, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  KLH Awasi Tiga Perusahaan Batu Bara Diduga Beroperasi tanpa Izin di Sungai Mahakam, Kasus Kematian Pesut Mahakam jadi Sorotan

RASI memperkirakan populasi pesut Mahakam kini hanya tersisa sekitar 60 ekor.

Mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan lalu lintas tongkang di anak sungai dan menegakkan moratorium izin baru di kawasan konservasi.
“Kalau aktivitas tambang dan tongkang tidak dibatasi, pesut Mahakam tinggal menunggu waktu punah,” ujar Danielle.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku sudah menurunkan tim untuk melakukan investigasi penyebab kematian Upin.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Asal Kota Samarinda dan Sekitarnya Buktikan Bakat Dangdut yang Dimiliki

Namun, pengamat lingkungan menilai langkah itu belum cukup.
“Pemerintah pusat terlalu sering menunggu laporan. Sementara di lapangan, lalu lintas tongkang terus meningkat tanpa kontrol,” kata Hanif Faisol Nurofiq, Menteri LHK, dalam tanggapan resminya yang dikutip dari eksposkaltim.com.

Aktivitas tambang di sekitar Sungai Mahakam memang meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir, terutama sejak dibukanya jalur hauling baru menuju muara.

Selain pesut, berbagai spesies air tawar lain juga terdampak oleh kebisingan, tumpahan batubara, dan pencemaran limbah. “Pesut Mahakam sudah terlalu lama hidup berdampingan dengan suara mesin. Sekarang saatnya manusia yang mengalah,” tutup Danielle.

Sumber: Dilansir dari eksposkaltim.com
Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh
Direktur Tiga Perusahaan Tambang Ditahan, Kejati Kaltim Ungkap Dugaan Korupsi Rp500 Miliar
Federal Oil Tegas Lawan Peredaran Pelumas Tak Sesuai Spesifikasi di Kaltim
KLH Awasi Tiga Perusahaan Batu Bara Diduga Beroperasi tanpa Izin di Sungai Mahakam, Kasus Kematian Pesut Mahakam jadi Sorotan
Hina Damkar Lambat, Oknum Security di Samarinda Kewalahan saat Disuruh Jadi Relawan
Senator Kaltim Klaim Diancam Kapolres Kukar, Polda Minta Maaf dan Siap Evaluasi
Mabes Polri jadi Tujuan Akhir, Poktan UBM Ultimatum PT Berau Coal
Dari Meja Hijau ke LSM: Sengketa Lahan Berau Masuk Investigasi KPK Sigap Kaltim

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:52 WITA

Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:39 WITA

Direktur Tiga Perusahaan Tambang Ditahan, Kejati Kaltim Ungkap Dugaan Korupsi Rp500 Miliar

Rabu, 19 November 2025 - 08:24 WITA

Federal Oil Tegas Lawan Peredaran Pelumas Tak Sesuai Spesifikasi di Kaltim

Kamis, 13 November 2025 - 15:04 WITA

KLH Awasi Tiga Perusahaan Batu Bara Diduga Beroperasi tanpa Izin di Sungai Mahakam, Kasus Kematian Pesut Mahakam jadi Sorotan

Kamis, 13 November 2025 - 14:00 WITA

Pesut Mahakam Mati Lagi, Aktivitas Tongkang Batu Bara jadi Sorotan Tajam

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights