Teror Botol Api Gegerkan Banjarmasin, Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Warga

Teror Botol Api Gegerkan Banjarmasin, Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Warga

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Warga di dua kawasan padat penduduk Kota Banjarmasin, yakni Pasar Lama dan Cemara Ujung, dibuat panik setelah muncul botol berisi api yang diduga sebagai bom molotov di atas atap rumah warga, Minggu (22/2/2026) malam.

Peristiwa pertama terjadi di Komplek Herlina, Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, sekitar pukul 19.00 Wita, usai waktu berbuka puasa.

Warga mendapati api menyala di atas atap rumah dan langsung berteriak meminta pertolongan.

Tak lama berselang, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Api kecil terlihat di atas atap seng salah satu rumah hingga membuat warga berhamburan keluar.

Informasi mengenai kejadian tersebut cepat menyebar melalui media sosial dan memicu kekhawatiran warga.

Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan besar.

Salah seorang warga Pasar Lama, Aisyah (49), mengaku khawatir atas kejadian tersebut.

“Ini sangat meresahkan, apalagi terjadi di bulan Ramadan. Kami berharap polisi segera mengusut siapa pelakunya,” ujarnya.

Baca Juga :  Sembilan Kelurahan di Banjarmasin Barat Siapkan Lahan Pemilahan Sampah

Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Haris Wicaksono melalui Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah, Senin (23/2/2026), menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan, anggota masih mencari informasi terkait kejadian itu,” ujarnya singkat.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memastikan apakah botol tersebut benar merupakan bom molotov maupun apakah kedua kejadian itu saling berkaitan

Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.

*/ Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Napi Eks Polisi yang Sempat Coba Kabur dari Lapas Palangka Raya Dilaporkan Meninggal Dunia
Forum Hukum KAI Kalsel Dorong Transparansi Dana Hibah dan Reformasi Anggaran
Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel
Banjarmasin Berhasil Juara Umum POPDA Kalsel, Pemko Siapkan Bonus
Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi
Bukti Baru Kasus Penggelapan Kopbun Sawit, Polisi Panggil Panitia RAT
Diduga Stres, Paman Tebas Keponakan dengan Parang, Bocah 5 Tahun Tewas dan Dua Warga Terluka
Sertifikat Lahan Jalan Aneka Tambang Belum Dieksekusi, Warga Datangi Ombudsman Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:30 WITA

Napi Eks Polisi yang Sempat Coba Kabur dari Lapas Palangka Raya Dilaporkan Meninggal Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:20 WITA

Forum Hukum KAI Kalsel Dorong Transparansi Dana Hibah dan Reformasi Anggaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:22 WITA

Siring Menara Pandang jadi Pusat Konsultasi Hukum Gratis KAI Kalsel

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:12 WITA

Banjarmasin Berhasil Juara Umum POPDA Kalsel, Pemko Siapkan Bonus

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi

Berita Terbaru

Fase Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Serambi

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Verified by MonsterInsights