Tiga Pelaku Pembantaian Benangin Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Sengketa Lahan

Tiga Pelaku Pembantaian Benangin Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Sengketa Lahan

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 01:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONFERENSI PERS - Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan dan Kasubsipenhumas Iptu Novendra WP saat konferensi pers di Mapolres Barito Utara, Selasa (21/4/2026) siang terkait kasus pembunuhan di Desa Benangin I Kecamatan Teweh Timur. (foto: Istimewa/Polres Barito Utara)

KONFERENSI PERS - Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan dan Kasubsipenhumas Iptu Novendra WP saat konferensi pers di Mapolres Barito Utara, Selasa (21/4/2026) siang terkait kasus pembunuhan di Desa Benangin I Kecamatan Teweh Timur. (foto: Istimewa/Polres Barito Utara)

BOMINDONESIA.COM, MUARA TEWEH– Satuan Reserse Kriminal Polres Barito Utara berhasil mengamankan tiga terduga pelaku kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di wilayah Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.

Penangkapan tersebut disampaikan langsung Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan dan Kasubsipenhumas Iptu Novendra WP dalam konferensi pers di Mapolres Barito Utara, Selasa (21/4/2026) siang.

Kapolres menjelaskan, tiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial VN, LK, dan SA.

Mereka ditangkap di lokasi berbeda sejak Senin (20/4/2026).

Dari ketiganya, LK diketahui merupakan mantan kepala desa di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

“Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan. Saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Baca Juga :  Pelaku Terakhir Pembantai Satu Keluarga di Benangin II yang Buron Ditangkap di Kaltim

Korban berjumlah lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat,” ujar Kapolres.

Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa berdarah tersebut diduga dipicu sengketa lahan antara dua kelompok keluarga.

Lahan yang diperselisihkan berada di kawasan hutan dekat jalan perusahaan di wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

“Dua pihak sama-sama mengklaim kepemilikan lahan.

Hal itu memicu penyerangan ke sebuah pondok hingga menyebabkan korban jiwa,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis parang atau mandau.

Selain itu, berdasarkan keterangan saksi, juga terdengar suara letusan dan ditemukan luka pada korban yang diduga akibat tembakan.

Baca Juga :  Warga Jejangkit Temukan Pria Gantung Diri di Bawah Pohon Dekat Sawah

Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain.

“Kami masih mendalami kasus ini agar seluruh rangkaian peristiwa menjadi terang. Untuk sementara, tiga terduga pelaku sudah diamankan,” ujarnya.

Para terduga pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam KUHP.

Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Satu keluarga menjadi korban, dengan lima orang meninggal dunia dan satu korban selamat yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

*/ Editor Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laka Maut di Jalan Barito Hilir, Pengayuh Sepeda Meninggal di Tempat
Ketua DPRD Mura Dorong Peningkatan Layanan Haji, Usulkan Pendamping Jamaah Tahun 2027
Sidang Lanjutan Dugaan Pengancaman di Area Tambang PT Asmin Bara Bronang, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Alat Bukti JPU
Kejati Kalsel Tetapkan ASN di ESDM Tersangka, Dugaan Pungli Izin Tambang Capai Rp1,2 Miliar
Tergeletak Bersimbah Darah di Pinggir Jalan, Pria di Jahri Saleh Selamat dari Maut
Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator, Klaim Siap Ungkap Nama-Nama Besar di Kasus MBG
FPK Kalsel Datangi Kejagung, Desak Jampidsus Awasi Penanganan Korupsi SDI dan PDAM Batola
DPRD Mura Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:24 WITA

Laka Maut di Jalan Barito Hilir, Pengayuh Sepeda Meninggal di Tempat

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:51 WITA

Sidang Lanjutan Dugaan Pengancaman di Area Tambang PT Asmin Bara Bronang, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Alat Bukti JPU

Senin, 8 Juni 2026 - 18:10 WITA

Kejati Kalsel Tetapkan ASN di ESDM Tersangka, Dugaan Pungli Izin Tambang Capai Rp1,2 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:58 WITA

Tergeletak Bersimbah Darah di Pinggir Jalan, Pria di Jahri Saleh Selamat dari Maut

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:44 WITA

Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator, Klaim Siap Ungkap Nama-Nama Besar di Kasus MBG

Berita Terbaru

TKP LAKA – Petugas dan relawan berada di lokasi kecelakaan yang melibatkan seorang pengayuh sepeda dengan truk tronton di Jalan Barito Hilir, dekat gerbang Pelabuhan Trisakti, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu (10/6/2026) pagi. (foto: istimewa)

Peristiwa & Hukum

Laka Maut di Jalan Barito Hilir, Pengayuh Sepeda Meninggal di Tempat

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:24 WITA

Banjarmasin Bungas

Sekda Tezar Dorong IKM Segera Daftarkan Usaha ke SIINas

Rabu, 10 Jun 2026 - 19:11 WITA

Verified by MonsterInsights