Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia – bomindonesia.com

Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

BOMINDONESIA.COM – Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Perayaan ini menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan dan menjadi ajang untuk bersilaturahmi serta saling memaafkan. Di Indonesia, Idul Fitri sering disebut sebagai Lebaran dan dirayakan dengan berbagai tradisi khas yang penuh makna.

Hari Raya Idul Fitri 2026 atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 (versi Muhammadiyah) atau Sabtu, 21 Maret 2026 (versi Pemerintah/Menunggu Sidang Isbat). Dihitung dari Rabu, 11 Maret 2026, Lebaran tinggal 9 hingga 10 hari lagi menuju hari kemenangan

Indonesia memiliki berbagai tradisi khas yang dilakukan dalam menyambut dan merayakan Idul Fitri, di antaranya:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Takbiran Malam Lebaran

Takbiran dilakukan pada malam sebelum Idul Fitri sebagai bentuk syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadhan. Umat Islam mengumandangkan takbir di masjid-masjid, mushola, dan diiringi pawai obor di beberapa daerah.

  1. Shalat Idul Fitri

Pada pagi hari, umat Islam berbondong-bondong menuju masjid atau lapangan terbuka untuk melaksanakan shalat Idul Fitri secara berjamaah. Shalat ini diikuti dengan khutbah yang mengingatkan tentang pentingnya bersyukur dan saling memaafkan.

  1. Mudik Lebaran

Mudik atau pulang kampung menjadi tradisi penting bagi masyarakat Indonesia. Banyak perantau kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Hal ini menciptakan momen berkumpul yang penuh kehangatan.

  1. Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk bersilaturahmi dan meminta maaf kepada keluarga, kerabat, serta teman. Tradisi sungkeman, terutama di kalangan masyarakat Jawa, masih dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua.

  1. Menikmati Hidangan Khas Lebaran

Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, dan kue kering seperti nastar dan kastengel. Makanan ini menjadi simbol keberkahan dan kebersamaan dalam perayaan Idul Fitri.

  1. Memberikan Zakat Fitrah

Sebelum Idul Fitri, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah. Zakat ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa dan membantu kaum dhuafa agar mereka juga bisa merayakan Lebaran dengan layak.

  1. Amplop THR atau ‘Angpao Lebaran’

Tradisi memberikan uang dalam amplop kepada anak-anak atau anggota keluarga yang lebih muda menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri saat Lebaran.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin
Delapan Peserta Ikuti Baptisan di Hari Kedua Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa
Jalan Menuju Kebahagiaan, Saksi-Saksi Yehuwa Gelar Pertemuan Regional di Palangka Raya
Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini
Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah
Tim Kesehatan Pantau Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Sehat dan Stabil
63 Kloter Jemaah Calon Haji Tiba di Madinah
Haji Muhidin Berangkatkan Kloter Pertama Jamaah Calon Haji Embarkasi Banjarmasin

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:16 WITA

Delapan Peserta Ikuti Baptisan di Hari Kedua Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa

Senin, 27 Juli 2026 - 13:40 WITA

Jalan Menuju Kebahagiaan, Saksi-Saksi Yehuwa Gelar Pertemuan Regional di Palangka Raya

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Berita Terbaru

(Mercurius)

Cermin

81 Tahun Merdeka, Masihkah Kepak Sayap Garuda Menaungi?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:53 WITA

LAUTAN JAMAAH – Pemandangan ribuan jamaah memadati kawasan Kompleks Makam Sultan Suriansyah, Kuin Utara, Banjarmasin, saat mengikuti Haul ke-500 Sultan Suriansyah, Sabtu (16/8/2026). (foto:screenshot Instagram @aaomydrone)

Banjarmasin Bungas

Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:46 WITA

Verified by MonsterInsights