BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Tren kunjungan pasien berobat di Kota Banjarmasin selama bulan puasa Ramadan dinyatakan menurun bila dibanding dengan hari biasanya.
Penurunan bervariasi pada layanan kesehatan di pelbagai puskesmas di kota seribu sungai ini yang Kisaran 10-20 persen.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadan menyampaikan, menurunnya kunjungan pasien berobat menunjukan bahwa masyarakat di kota selama bulan puasa ini terjaga kesehatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Turunnya tren pasien berobat tidak signifikan hanya berkisar 10-20 persen di setiap puskesmas. Namun ada juga yang relatif stabil, artinya bulan puasa dan tidak masih sama,” ucapnya.
Ramadan menyampaikan pihaknya mengambil enam sample dari tren kunjungan pasien dari 27 Puskesmas di Banjarmasin.
Dari enam puskesmas itu tiga antaranya mengalami penurunan seperti Puskesmas Sungai Jingah yang turun 10 persen, Puskesmas Basirih Baru turun 10 persen dan Puskesmas Pal 6 turun 20 persen.
Sementara Puskesmas Mantuil, Kelayan Timur dan Alalak Tengah stabil.
“Ada enam puskesmas yang kita konfirmasi, tiga menurun dan tiganya stabil. Ini artinya terjadi penurunan pasien berobat, dan dapat disimpulkan bahwa kesehatan masyarakat selama bulan puasa ini terjaga, mudahan ini bisa semakin membawa masyarakat untuk bisa lebih menjalankan pola hidup sehat,” ujarnya.
Selain itu, Ramadan juga menyampaikan, bahwa pihaknya tidak pilih kasih dalam memberikan pelayanan. Semuanya memiliki hak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan negara menjamin dalam undang-undang.
Penulis : Hamdani












