Kemenhaj Petugas Haji Perempuan

Kemenhaj Apresiasi Petugas Haji Perempuan di Musim Haji 2026

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Haji Perempuan di Tahun 2026

Petugas Haji Perempuan di Tahun 2026

BOMINDONESIA.COM JAKARTA – Kemenhaj (Kementerian Haji dan Umrah) telah mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, sebanyak 33,2 persen dari total petugas haji tahun 2026 merupakan perempuan. “Tahun ini, jumlah petugas perempuan sebanyak 33,2 persen,” kata Dahnil, Sabtu (31/1/2026).

Ia menuturkan persentase petugas perempuan ini merupakan bagian dari kebijakan afirmatif Kementerian Haji dan Umrah (Kemenaj). “Sesuai kebijakan Pak Menteri, Kemenhaj ingin memberikan afirmasi terhadap perempuan,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tersebut mendapatkan apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi.

Baca Juga :  NU DKI Tak Lihat Hilal, Penetapan Lebaran Tunggu Sidang

Menurut Menteri Arifatul Choiri Fauzi, jumlah petugas perempuan kali ini yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia.

Ia menerangkan, penambahan kuota petugas perempuan sejalan dengan kebutuhan layanan jemaah haji perempuan, khususnya jemaah lanjut usia di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, tahun ini ada 33 persen petugas haji perempuan. Ini merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia,” ujar Arifatul.

“Pelayanan yang empatik dan memahami kebutuhan perempuan tidak bisa sepenuhnya dilakukan oleh petugas laki-laki,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebanyak 1.622 orang dikukuhkan sebagai petugas haji Indonesia di Arab Saudi untuk melayani 221.000 jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Sambut 27 Mahasiswa KKN-PPM UGM

Petugas yang dikukuhkan ini merupakan petugas haji yang telah menjalani pendidikan dan pelatihan (Diklat) selama 20 hari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Sejatinya terdapat 1.636 peserta mengikuti diklat, namun yang tercatat 1.622 petugas secara aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pasalnya, enam peserta tidak dapat melanjutkan karena alasan kesehatan, sementara delapan lainnya gugur karena alasan tertentu.

Setelah menyelesaikan diklat, para petugas haji mengikuti pembekalan lanjutan secara daring hingga 11 Februari 2026.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini
Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah
Tim Kesehatan Pantau Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Sehat dan Stabil
63 Kloter Jemaah Calon Haji Tiba di Madinah
Haji Muhidin Berangkatkan Kloter Pertama Jamaah Calon Haji Embarkasi Banjarmasin
Puasa Senin-Kamis, Ini Keistimewaannya
15 Pesawat Garuda Indonesia Layani Haji 2026
Cegah Visa Non Haji untuk Berhaji

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Selasa, 28 April 2026 - 12:07 WITA

Tim Kesehatan Pantau Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Sehat dan Stabil

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WITA

63 Kloter Jemaah Calon Haji Tiba di Madinah

Sabtu, 25 April 2026 - 11:30 WITA

Haji Muhidin Berangkatkan Kloter Pertama Jamaah Calon Haji Embarkasi Banjarmasin

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights