Tips Mendidik Anak

Mendidik Anak dengan Tenang & Positif, Ini Tipsnya

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 20:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendidik Anak dengan Tenang & Positif

Mendidik Anak dengan Tenang & Positif

BOMINDONESIA.COMGentle parenting adalah pola asuh yang lembut, dengan tujuan untuk membesarkan anak-anak yang percaya diri, mandiri, dan bahagia, melalui empati, rasa hormat, pengertian, dan menetapkan batasan yang sehat.

Ada beragam manfaat dari menerapkan gentle parenting, salah satunya adalah membuat hubungan antara orangtua dan anak menjadi lebih baik. Sebab, pola pengasuhan ini mengutamakan ikatan atau bonding. Selain itu, anak yang diasuh dengan gentle parenting juga akan tumbuh menjadi sosok yang berempati.

Disadur dari Cleveland Clinic, Kamis, ada beberapa tips agar orangtua sukses menerapkan gentle parenting. Apa saja?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Tetap tenang dan positif

Ada sebuah penelitian bertajuk “Catching Kids Being Good: A Practical Guide to Positive Behavioral Interventions and Supports”.

Penelitian itu menyebutkan, orangtua harus memuji anak empat kali lebih banyak daripada memberikan umpan balik yang negatif jika ingin mendorong perubahan perilaku positif. “Meski dalam situasi saat kamu mungkin berdebat dengan seseorang, cobalah untuk tetap tenang. Jadi, anak akan menyadari bahwa lebih baik bersikap tenang daripada berteriak atau menjerit,” kata dokter anak Karen Estrella, MD.

Baca Juga :  Gelaran Gubernur Cup Festival dan Lomba Seni Kalteng 2024

2. Rencanakan reaksi untuk perilaku negatif

Mengetahui cara bereaksi terhadap situasi sebelum terjadi adalah hal yang baik, terutama jika kamu tidak ingin bersikap reaktif saat itu juga. Misalnya, ketika mengajak anak berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Pikirkan bagaimana kamu akan merespons dan apa yang akan dilakukan jika anak marah, karena tidak dibelikan mainan atau camilan yang mereka inginkan.

Memiliki rencana yang telah disiapkan akan membantumu mengambil langkah mundur pada saat itu, serta menanggapinya dengan tenang dan efisien.

3. Bekerja sama sebagai satu tim

Ajukan pertanyaan reflektif seperti “Mengapa kamu meresponsnya seperti ini?” dan “Apakah kamu tahu apa yang aku rasakan?” ketika perilaku negatif terjadi.

Baca Juga :  Wahoo Waterworld, Ayo Nikmati Liburannya

Ini akan membantu anak memahami perasaanmu. Dari sana, orangtua dan anak dapat membicarakan tentang jawaban atas pertanyaan itu dan konsekuensinya.

Kemudian, keduanya juga bisa membicarakan tentang apa yang menjadi pemicu bagi anak dan orangtua. Semua ini berperan dalam hubunganmu dan sang buah hati.

Sebuah studi bertajuk “Parent-Child Attachment Security and Depressive Symptoms in Early Adolescence: The Mediating Roles of Gratitude and Forgiveness” menunjukkan, saling pengertian dan pendekatan tim dalam mengasuh anak meningkatkan rasa keterikatan anak kepada orangtuanya.

Rasa keterikatan yang lebih besar ini kemudian berkaitan dengan lebih sedikit gejala depresi, serta tingkat rasa syukur dan pengampunan yang lebih tinggi di kemudian hari.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tengah Gempuran Teknologi, Mainan Kayu Desa Panggung Tetap jadi Buruan Pelintas
Sasirangan Naik Kelas, Persit Kembangkan Motif Todak jadi Tren Fashion
Film Na Willa ‘Angkat Kehangatan Masa Kecil’
Ketupat, Hujan, dan Cerita Lama di Halal Bihalal Gang Buntu Grogol Selatan
Senja dan Dust In The Wind di Pasar Loak Kebayoran Lama
Musik Berbasis AI Jadi Peluang Baru
Pesan Fotografer Iman Satria untuk Mahasiswa: Utamakan Keselamatan Saat Memotret Demo
Gelaran National Barber League Didukung GATSBY Bersama Borneo Barber Connect di Wetland Square Banjarmasin

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:45 WITA

Di Tengah Gempuran Teknologi, Mainan Kayu Desa Panggung Tetap jadi Buruan Pelintas

Rabu, 29 April 2026 - 23:10 WITA

Sasirangan Naik Kelas, Persit Kembangkan Motif Todak jadi Tren Fashion

Selasa, 14 April 2026 - 10:09 WITA

Film Na Willa ‘Angkat Kehangatan Masa Kecil’

Minggu, 12 April 2026 - 20:44 WITA

Ketupat, Hujan, dan Cerita Lama di Halal Bihalal Gang Buntu Grogol Selatan

Kamis, 9 April 2026 - 21:41 WITA

Senja dan Dust In The Wind di Pasar Loak Kebayoran Lama

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights