BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Momentum Musyawarah Kerja Daerah lll DPD Organda Kalsel fokus bahas keselamatan distribusi angkutan bersama Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetono, Sabtu (12/7/2025).
Organda juga membahas terkait Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) juga tentang Rancangan Undang-Undang Over Dimension Over Loading (RUU ODOL) yang dinilai merugikan pihaknya.
Kata Adrianto Djokosoetono, Organda memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan dan
keselamatan angkutan jalan di Indonesia.
Terkait keselamatan angkutan jalan, ada beberapa hal yang menurutnya masih menjadi catatan. Berdasarkan data yang ada, angka kecelakaan masih tinggi yakni mencapai 30.000 per tahun. Untuk itu Organda juga terus berupaya untuk meminimalkan risiko melalui pengelolaan operasional yang berkeselamatan.
Pembinaan pengemudi oleh pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan tentang safety riding dan defensive driving juga menjadi hal penting yang perlu menjadi perhatian.

Organda juga mengajak seluruh anggota untuk berbenah dan meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam industri angkutan.
Adrianto berharap Organda Kalsel dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan, serta mendorong semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan angkutan jalan.
“Organda Kalsel saya lihat sudah bagus dan rencana trategis mengenai ODOL. Termasuk angkutan umum. Namun itu semua harus memenuhi keamaman keselamatan, ya saya rasa masalah ODOL ini bisa di
Sementara itu, Ketua DPD Organda Kalsel, Adi Sucipto bertekat terus mendukung kelancaran dan keselamatan distribusi angkutan bahan pokok serta logistik secara profesional mandiri dan modern untuk banua maju.
Pihaknya berharap, aturan regulasi ODOL yang sekarang masih menjadi perhatian agar bisa selaras dengan yang dibawah, sesuai dengan kondisi di lapangan. Jangan sampai aturan bagus, tapi isi-isinya tidak sesuai.
“Kita terus mendukung, tapi ada yang perlu disampaikan soal aturan. Ini tidak bisa hanya sekedar selamat tapi urusan perut juga harus selamat. Yah aturannya disesuaikan lah,” tutupnya.
Editor : Hamdani













