Rock Klasik tak Sesempit “Highway Star” dan “Jump” – bomindonesia.com

Rock Klasik tak Sesempit “Highway Star” dan “Jump”

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 16:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rock Klasik tak Sesempit “Highway Star” dan “Jump”

Mercurius

BOMINDONESIA.COM — Tiap kali ada reuni musisi rock era 80–90-an, sering kali kita disuguhi lagu-lagu yang itu-itu saja: Highway Star, Smoke on the Water, Jump.

Lagu-lagu itu tentu ikonik.

Tapi membatasi rock klasik hanya pada lagu-lagu tersebut adalah menyederhanakan satu era yang sesungguhnya sangat kaya dan penuh warna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rock klasik bukan cuma tiga atau empat lagu yang familiar.

Di baliknya, ada ledakan musikal dari Kansas yang penuh melodi, napas panjang progresif Uriah Heep, gebrakan garang dari Judas Priest dan AC/DC, Led Zeppelin hingga dentuman epik Rainbow, Dio, Iron Maiden, dan Scorpions.

Mereka semua adalah bagian dari peta besar musik keras yang membentuk karakter dan semangat zaman.

Anak Banua, kita yang hidup di tanah Kalimantan Selatan, punya daya apresiasi seni yang tinggi.

Sayangnya, dalam banyak panggung reuni atau acara nostalgia, referensi rock klasik kadang terlalu sempit.

Ini bukan sekadar soal selera, tapi juga soal literasi musik.

Saatnya kita perluas cakrawala.    Saatnya kita hadirkan lagu-lagu yang tak hanya populer, tapi juga bersejarah dan membentuk budaya.

Reuni seharusnya jadi ruang edukasi musikal, bukan hanya panggung nostalgia.

Karena rock sejatinya bukan hanya soal mengenang masa lalu, tapi juga tentang terus menghidupkan semangat kebebasan, keberanian, dan orisinalitas.

Semangat yang seharusnya terus dinyalakan di setiap dada anak Banua hari ini.

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu
500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati
Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten
Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?
Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang
Pulpen Teddy , Lirikan Putin dan Adab di Meja Perundingan
Siap Gandeng Investor, Siring dan Pulau Insan Bakal Majukan Pariwisata Banjarmasin
INDONESIA

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:02 WITA

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu

Kamis, 24 September 2026 - 02:55 WITA

500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WITA

Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten

Rabu, 9 September 2026 - 19:38 WITA

Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?

Senin, 7 September 2026 - 17:02 WITA

Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights