TPS3R dan Bank Sampah Mampu Kurangi 28% Sampah di Banjarmasin – bomindonesia.com

TPS3R dan Bank Sampah Mampu Kurangi 28% Sampah di Banjarmasin

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 05:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPS3R dan Bank Sampah Mampu Kurangi 28% Sampah di Banjarmasin

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Volume sampah di Kota Banjarmasin mencapai 400-500 ton perharinya. Dari jumlah itu, hanya ada 28 persen yang berhasil didaur ulang dari kegiatan TPS3R dan Bank Sampah.

Sementara sebagian besar sampah itu dibuang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, Banjarmasin Selatan.

Hal itupun membuat TPA milik Pemkot Banjarmasin itu terancam tutup operasional, karena volume sampah dan minimnya lahan TPA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menyampaikan, sebenarnya TPA Basirih sudah berakhir di 2020 lalu.

Mengapa hingga sekarang masih bisa beroperasional? Itu salah satunya karena keberhasilan adanya Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle( TPS3R ) yang dikelola masyarakat setempat.

Banjarmasin sendiri telah memiliki 19 TPS3R yang tersebar di lima kecamatan di kota ini. Dalam ini kecamatan Banjarmasin Selatan yang paling banyak memiliki TPS3R. Itu terjadi karena wilayah selatan yang paling banyak penduduknya dan masih banyak lahan kosong.

“Adanya TPS3R ini telah membantu mengurangi sampah yang masuk ke TPA sebanayak 28 persen. Hal itu juga dapat menambah umur TPA ini kisaran 5 tahun lagi,” katanya.

Sebenarnya, adanya TPS3R itu bisa lebih lagi dimaksimalkan apabila masyarakat banyak yang sadar mau memilah sampah dari rumah. Jika itu terjadi, maka hanya sebagian kecil saja sampah yang masuk ke TPA, itupun hanya sampah yang tidak bisa didaur ulang lagi, karena semua jenis sampah plastik terpilah dari rumah.

Berhasilnya TPS3R mengurangi sampah, maka di anggaran tahun depan akan diusulkan kembali menambah beberapa unit TPS3R.

Kemudian upaya lainnya seperti melakukan pembuatan paving blok dari plastik bercampur organik juga menjadi harapan besar. Artinya banyak cara untuk mengurangi sampah di Kota Banjarmasin.

“Mulai dari kesadaran masyarakat mau memilah sampah, menambah TPS3R dan pembuatan paving blok dari plastik. Bila itu berjalan baik, maka sampah hanya sebagian kecilnya saja yang masuk,” katanya.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
SAMPAI KAPAN?
Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu
500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati
Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten
Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?
Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang
Pulpen Teddy , Lirikan Putin dan Adab di Meja Perundingan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:43 WITA

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:03 WITA

SAMPAI KAPAN?

Rabu, 30 September 2026 - 13:02 WITA

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu

Kamis, 24 September 2026 - 02:55 WITA

500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WITA

Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten

Berita Terbaru

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Banjarmasin Bungas

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:48 WITA

Murung Raya Raih Juara Umum Tiga di FSQ Kalteng 2026

Daerah

Murung Raya Raih Juara Umum Tiga di FSQ Kalteng 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:03 WITA

Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas

Banjarmasin Bungas

Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:22 WITA

Verified by MonsterInsights